Breaking News:

Karier Lee Chong Wei Belum Berakhir

"Dia baru pulang pada Rabu lalu. Saya minta dia untuk beristirahat dan tidak perlu buru-buru untuk berlatih lagi,"

Editor: Husein Sanusi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pebulu tangkis tungal putra Malaysia Lee Chong Wei mengembalikan bola ke pebulu tangkis Jerman Marc Zwiebler pada Kejuaraan Dunia Total BWF World Championship 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu(12/8/2015). Lee Chong Wei menang dengan skor 21-14, 17-21, dan 21-8. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih timnas Malaysia asal Indonesia, Hendrawan, membela posisi anak asuhnya, Lee Chong Wei, yang tampil buruk di turnamen Korea Open Super Series.

Chong Wei tersingkir di babak kualifikasi setelah dikalahkan juara dunia yunior 2013 asal Korea, Heo Kwang-hee, dalam dua gim. Ini merupakan prestasi terburuk pemain Malaysia ini di turnamen superseries sejak 2007.

Menurut Hendrawan, pemain utama Malaysia ini membutuhkan waktu istirahat setelah kembali ke persaingan utama dunia pada Mei lalu.

"Dia baru pulang pada Rabu lalu. Saya minta dia untuk beristirahat dan tidak perlu buru-buru untuk berlatih lagi," kata Hendrawan.

"Ini hari-hari yang sulit buat dia. Dia menghubungi saya dan mengatakan tidak bisa menerima kekalahan ini. Saya kira dia butuh istirahat sejenak."

Hendrawan juga mencela para pengkritik Chong Wei. "Saat dia tampil baik, semua orang memuji. Saat ia tampil buruk, semua orang meminta dia untuk pensiun atau memintanya untuk mengubah metode berlatih. Beberapa orang bahkan bicara terlalu kasar," kata Hendrawan lagi.

Hendrawan mengatakan akan berbicara dengan Chong Wei untuk mengevaluasi penampilan buruk di Jepang Terbuka dan Korea Terbuka.

"Saya tidak ikut ke Jepang dan Korea. Jadi, saya akan menunggu laporan dari Chong Wei dan membicarakan masalah ini," katanya lagi.

"Tetapi, saya kira ini bukanlah akhir karier Chong Wei," ujar Hendrawan yang pernah jadi juara dunia pada 2001.

Lee Chong Wei terkena larangan bertanding selama delapan bulan akibat penggunaan obat terlarang pada Agustus 2014. Ia kemudian diizinkan bertanding lagi pada Mei 2015. Peringkatnya pun langsung meningkat dari 140-an menjadi 23.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved