MotoGp
Penyebab Rossi Kembali Tersusul Dani Pedrosa di Lap Terakhir GP Aragon
Pada lap terakhir, Rossi melakukan serangan terakhir di chicane (tikungan zig-zag). Dia mencoba bertahan, tetapi Pedrosa balas menyerang
TRIBUNNEWS.COM - Pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi mengaku berusaha keras untuk tetap bisa bersaing dengan pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa pada sepanjang balapan GP Aragon di Sirkuit MotorLand, Minggu (27/9/2015).
Dia mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya, bahkan di tempat yang tidak dia duga, tetapi masih tak cukup untuk mengantarnya finis kedua.
"Sederhana, Dani tadi lebih kuat dari saya dan sudah pasti ini tidak bagus untuk klasemen karena lima poin (selisih jika dia bisa finis kedua, Lorenzo pertama) sangat penting. Saya sudah mencoba, tetapi tidak cukup," aku pebalap 36 tahun tersebut.
Pada lap terakhir, Rossi melakukan serangan terakhir di chicane (tikungan zig-zag). Dia mencoba bertahan, tetapi Pedrosa balas menyerang dan kembali naik ke posisi kedua.
"Itu bukan tempat untuk menyalip, tetapi itu kesempatan saya karena jika Dani tetap di depan, saya tak akan memiliki kesempatan lagi (untuk menyalip). Jadi, saya coba dan hasilnya bagus. Untuk sesaat, saya berpikir saya bisa di depan. Namun, sayangnya Dani kembali melewati saya," jelas pebalap berjuluk "The Doctor" tersebut.
Rossi saat ini masih memimpin klasemen sementara dengan 263 poin, unggul 14 angka atas Lorenzo. Sebelum GP Aragon, Rossi unggul 23 poin atas rekan satu timnya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/dani-pedrosa-vs-valentino-rossi_20150928_074727.jpg)