MotoGP

Marc Marquez Bidik Kemenangan Keempat

"Dia menyalip saya beberapa kali dan saya menyusul dia, jadi itu adalah pertempuran yang sangat bagus."

Marc Marquez Bidik Kemenangan Keempat
Motor Plus

TRIBUNNEWS.COM - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez merasa optimistis bisa kembali menambah keunggulan. Setelah memenangkan MotoGP seri Kedua 2016 yang digelar di Argentina, dia akan menghadapi balapan yang menurutnya sebagai balapan spesial. Lomba akan digelar di sirkuit Austin, Texas pada balapan seri Ketiga yang digelar Minggu (10/4).

Peluang Marquez untuk kembali memenangkan balapan di Austin sangat besar. Dia masih jadi raja sirkuit Austin. Sejak MotoGP digelar di sana atau pada 3 tahun terakhir, balapan di Austin selalu dimenangkan oleh Marquez. Dia mengincar kemenangan yang Keempat di sirkuit sepanjang 5,513 kilometer tersebut.

"Ini adalah sirkuit yang saya sukai dan balapan di Amerika Serikat adalah sesuatu yang istimewa bagi saya. Kita lihat saja nanti, tapi tentu saja kami akan mencoba untuk melakukan pekerjaan yang besar dan mencoba untuk bekerja keras sejak hari Jumat," kata Marquez dilansir crash.net.

"Yang penting bagi kami adalah mencoba untuk berada di sana meraih posisi podium teratas dan juga berada atas di klasemen," katanya.

Marquez mengaku nyaris tidak percaya setelah dia memimpin persaingan di klasemen MotoGP setelah memenangkan balapan penuh drama di Argentina. Kini dia berada di puncak klasemen.

Marquez berjuang keras selama uji coba pra-musim dengan menggunakan motor RC213V, dia telah membuat kemajuan pesat dengan penggunaan ban Michelin dan sistem kontrol kelistrikan terpadu (ECU).

Kemajuan diperlihatkan sejak balapan pembuka di Qatar, di mana ia juga selesai di podium di tempat ketiga.

Juara dunia dua kali itu berhasil mengungguli Valentino Rossi setelah pit-stop. Sebuah keharusan untuk para pebalap pada balapan seri Kedua di Argentina itu.

Pit stop diharuskan setelah kondisi lintasan berubah. Saat pemanasan digelar dalam kondisi basah. Balapan juga dikurangi jumlah putarannya dari 25 menjadi 20.

Keputusan Michelin untuk menarik ban belakang dilakukan setelah insiden yang melibatkan Scott Redding menambah keunggulan Marquez. Dia menyebut kemenangan di Argentina juga sebagai kemenangan spesial.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Barir
Editor: Husein Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved