Royal Sports Medicine Centre Klinik Khusus untuk Para Atlet dan Pencinta Olahraga

Dalam dunia olahraga cedera adalah momok yang paling menakutkan di kalangan atlet

Editor: Toni Bramantoro
Superball/umar widodo
KLINIK CEDERA OLAHRAGA - Dokter Bobby N. Nelwan, Sp.OT (ketiga dari kanan) dan dokter Zaini K. Saragih, Sp.KO (kedua dari kanan) berfoto bersama dengan para atlet yang mendapat perawatan cedera di Royal Sports Medicine Centre, Sunter, Jakarta, beberapa waktu lalu. Klinik ini mengkhususkan diri menangani cedera olahraga untuk para atlet dan masyarakat umum. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam dunia olahraga cedera adalah momok yang paling menakutkan di kalangan atlet, sebesar apapun bakat atau sekonsisten apapun performa yang ditunjukkan oleh seorang pemain, semuanya akan lenyap sementara begitu ia mengalami cedera.

Yang lebih menakutkan lagi adalah apabila seorang pemain mengalami cedera parah yang tak kunjung sembuh selama bertahun-tahun, hal tersebut bisa menghambat atau bahkan mematikan perkembangan karir sang pemain.

Berawal dari keprihatinan melihat nasib para atlet tersebut maka dibentuklah Royal Sports Medicine Centre yang terletak di lt 2 RS Royal Progress.

Royal Sports Medicine Centre memiliki misi memberikan solusi medis yang berkelanjutan untuk mendukung  dan meningkatkan performance para atlet ataupun olahragawan yang mengalami cedera olahraga untuk bisa kembali ke aktifitas berolahraga dan meningkatkan gaya hidup modern yang sehat dan berkualitas.

Menurut dr. Bobby N Nelwan, SpOT selaku salah satu tim dokter di Royal Sports Medicine Centre “Royal Sports Medicine Centre merupakan one stop solution bagi para atlet karena di dalamnya telah terintegrasi antara fisioterapi langsung dibawah penangawasan dokter spesialis Orthopedi maupun Kedokteran olahraga sehingga penanganan pasien menjadi lebih efektif”.

Selain itu adanya alat-alat gym di dalam klinik yang digunakan untuk menjaga performa dan menunjang kesembuhan dari atlet juga bisa dimanfaatkan oleh atlet maupun masyakarat umum.

Terdapat tiga jenis pelayanan Royal Sports Medicine Centre yakni pelayanan penanganan cedera olah raga, pelayanan peningkatan performa atlet maupun pelaku olahraga dan pelayanan tim medis dalam berbagai event olahraga.

Pelayanan untuk cedera olahraga ada 4 macam yaitu berupa Pelayanan penanganan nyeri, cedera dan pergeseran sendi, Pelayanan kekakuan dan robekan otot serta ligamen, Pelayanan teropong sendi (arthroskopi) dan Pelayanan Penggantian sendi (arthrosplasti) serta fisioterapi sports medicine pasca cedera.

Pelayanan peningkatan performa atlet maupun pelaku olahraga agar bisa meningkatkan gaya hidup sehat meliputi Pelayanan Sports medicine yaitu edukasi pencegahan cedera, menejemen nyeri, fitness tes, tes komposisi tubuh, tes postur tubuh dan manajemen olahraga untuk mereka yang memiliki penyakit kronis.

Kemudian Pelayanan Program mengidealkan berat badan melalui konsultasi dengan dokter maupun ahli gizi, terapi psikolog, konsultasi mengenai program olahraga/fitness yang cocok untuk setiap individu, Pelayanan sports massage agar tubuh menjadi relax dan siap untuk kembali kekondisi semula dan yang terakhir Pelayanan program fisioterapi untuk orang yang ingin memelihara kesehatannya atau meningkatkan performance olahraganya.

Di era sekarang banyak sekali even-even olahraga bermunculan namun masalah medis biasanyahanya digunakan sebagai pelengkap, yang ada berdasarkan pengalaman dari Event organizer dalama mengadakan event olahraga dan bukan berdasarkan kebutuhan yang sebenarnya, akibatnya tak jarang di suatu even besar muncul korban cacat sampai dengan meninggal dunia dikarenakan kekurang siapan ataupun ketidak tepatan tim medis yang ada di sana.

Disini Royal Sports Medicine Centre hadir untuk menjawab keperluan tim medis yang tepat untuk setiap acara olahraga yang mana kebutuhan tim dan skill tim yang kami turunkan berdasarkan perhitungan keamanan suatu even olahraga oleh seorang dokter Olahraga.

Beberapa event olahraga yang sudah pernah kami layani antara lain Jakarta Sports & Wellness Festival 2014, Urbanathlon 2014-2015, Urbanathlon Sundown 2015, Sunset X-trail Run 2014, Saurun 2014, Mandiri Jakarta Marathon 2014 – 2015, Grip the road 2014, Jakarta Kids Dash 2014-2015, Herbalife 24Run 2014 – 2015, Standard Chartered Half Marathon 2014, Nike Bajak 2014-2015, Nike Woman 2015 – 2016, Badminton Single Championship 2015, Jakarta Run Series 2015, GOIFEX Indonesia Fitness & Health Expo 2015, The Perfect Escape “Demian” 2015, FIBA U16 Men’s Championship, dan Teacher Run.

Beberapa atlet yang sudah kami layani antara lain,  pemain sepakbola Boaz Salossa, Antoni Putro Nugroho, Lukas Wellem Mandowen, Imanuel Wanggai, Bio pauline Pierre, M. Sarifuddin, M. Nasuha, M. Imanuddin, Aliyudin, M. Robby, M. Rizky, Agus Indra, Abdul Rahman Lestaluhu, Adi putra sobar dan Greg Nwokolo. Sedangkan pemain basket antara lain Ardian Ariyadi, Agus sunarya, Thedy Tirtahadi, Vavories Palopo, Chistian Ellis, Kadek Pratitta citra dewi, Julianto Gandhi sucipto, Sarce Nensi Buaim, Jeremy Christoper, Yulindawati, Ari Santo Nugroho, Ardian ariandi, Aguh Sunaryo, Haritsa Herlusdityo, Windi Hastari, Belly Sutanto Solihin, Rudy Suharlie. Atlet bulu tangkis Yasnita Enggira, Dimas Rhaditya, M. Rizky Putra Hadi, Syabda Perkasa Balawa, Dinda Dwi Cahyaning, Oky Arman Prastya dan pembalap motokros Yaasin Gabriel Somma.

Dengan adanya Royal Sports Medicine Centre sebagai pusat untuk mengatasi cedera pada atlet dan menjawab keinginan masyarakat umum yang ingin sehat melalui olahraga diharapkan Para Atlet tidak lagi perlu khawatir apabila dihadapkan dengan cedera.

“Kami selalu berupaya agar atlet yang cedera dapat kembali ke performa terbaiknya sehingga dapat memberikan kemampuan untuk dapat mengharumkan Indonesia” tutup dr. IGM Febry Siswanto, SpOT.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved