Breaking News:

Olimpiade 2016

Kalau Owi Malas Latihan, Sang Ayah Akan Ngambek dan Diam

Semasa kecil, pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad, malas berlatih.

Dokumentasi Humas PBSI
Pebulutangkis Indonesia nomor ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih emas di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (17/8/2016), usai menumbangkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. 

TRIBUNNEWS.COM - Semasa kecil, pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad, malas berlatih.

Jika Tontowi malas berlatih, ayahnya akan marah.

Prestasi hebat Tontowi pada usianya yang masih terbilang muda tidak lepas dari jasa sang ayah, Mohammad Husni Muzaitun.

Semasa kecil, Husni selalu mendorong Tontowi untuk berlatih bulutangkis.

Diakui Tontowi, Husni adalah orang yang paling pertama mengasah kemampuannya bermain bulutangkis.

"Setiap pulang sekolah saya latihan bulutangkis. Kalau tidak latihan, Bokap (Bapak) ngambek. Dia kalau ngambek bukan tipe ngomel, tapi saya didiamkan sampai saya merasa tidak enak," ungkap pemain binaan PB Djarum tersebut.

Meski sering dimarahi Owi mengaku beruntung memiliki ayah yang penyabar.

"Untung bokap (bapak) orangnya sabar. Waktu kecil saya bengal, suka mencari banyak alasan agar tidak latihan," ujarnya. (deodatus /yogi gustaman)

Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved