Desandha Tantang Juara Asia Junior

Tanpa kualifikasi, Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2016 ini memberikan jalan yang panjang menuju Piala Eye Level

Desandha Tantang Juara Asia Junior
Humas PBSI
Desandha Vegarani Putri 

TRIBUNNEWS.COM, BILBAO - Tanpa kualifikasi, Kejuaraan Dunia Junior (WJC) 2016 ini memberikan jalan yang panjang menuju Piala Eye Level.

Atlet muda di sektor tunggal putri harus melalui 5 babak penyisihan sebelum bisa menginjakkan kaki di perempat final. Perjalanan ini pun tengah dilakoni oleh Desandha Vegarani Putri dan Gregoria Mariska.

Di laga babak ketiga yang digelar pada Rabu (9/11) sore waktu Bilbao, Desandha berhasil menang tanpa perlawanan berarti. Ia berhasil menang telak 21-9 dan 21-6 atas Kati-Kreet Maran dari Estonia.

Laga akbarnya sudah menanti di babak keempat dimana ia dinanti oleh unggulan dua, Chen Yufei.

Wakil Tiongkok sekaligus juara Kejuaraan Asia Junior (AJC) bulan Juli ini pun melaju tanpa hambatan berarti. Chen menang 21-10 dan 21-4 atas wakil Singapura, Nur Insyirah Khan.

Menghadapi laga ini, Desandha mengaku sudah mempersiapkan diri sejak undian perorangan dirilis diawal pekan ini.

“Di dua pertandingan ini memang belum menemui kesulitan berarti. Saya masih bisa mengatasi lawan, di pertandingan tadi pun belum ada kesulitan,” ujar Desandha usai laga.

“Lawan Chen Yufei pasti tidak akan gampang, tetapi dua hari terakhir ini saya selalu mempelajari permainan dia dari video-video yang ada,” sambung Desandha.

Chen menjadi juara AJC di Bangkok bulan Juli lalu setelah berhasil mengalahkan Gregoria Mariska. Wakil merah putih ini dipaksa menyerah 23-25 dan 14-21.

“Yang pasti besok yang pasti saya harus lebih siap. Siap dari segala hal, mulai dari siap fisik, pikiran dan juga harus siap mental. Ditambah saya juga pasti akan sharing sama Gregoria yang pernah lawan Chen di AJC kemarin” pungkasnya.

Desandha melaju ke babak 32 besar bersama Gregoria Mariska. Unggulan tujuh ini melaju setelah menghentikan langkah wakil Belanda, Debora Jille dengan 21-13 dan 21-19. Sementara itu, langkah Gabriela Meilani Moningka harus terhenti. Ia dipaksa mengakui keunggulan wakil Thailand, Pattarasuda Chaiwan dengan 13-21 dan 13-21.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved