Asian Games 2018: Renang Siap Sumbang Medali kata Anindya Bakrie

Perhelatan Asian Games yang tinggal menghitung hari, ternyata menjadi moment penting bagi Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI)

Asian Games 2018: Renang Siap Sumbang Medali kata Anindya Bakrie
Humas PRSI
Anindya Bakrie dan pengrus teras usai Rakernas PB PRSI yang dihadiri sekitar 200 peserta di Hotel Four Points by Sheraton, Jakarta, Sabtu (24/2/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perhelatan Asian Games yang tinggal menghitung hari, ternyata menjadi moment penting bagi Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), yang ingin menghasilkan medali pertama setelah 26 tahun Indonesia tanpa prestasi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PB PRSI, Anindya Bakrie usai melakukan dalam Rakernas PB PRSI yang dihadiri sekitar 200 peserta di Hotel Four Points by Sheraton, Jakarta, Sabtu (24/2/2018).

Anindya menilai bahwa PB PRSI memiliki tekad kuat dalam Rakernas in, dimana ingin memberikan kejayaan renang Indonesia di Asian Games nanti dengan mempersembahkan medali.

"Tahun ini kita punya tugas besar, tetapi menyenangkan, yaitu memecahkan telur medali pada Asian Games 2018. Apalagi, ini momen yang tepat, yaitu menuju kebangkitan olahraga Indonesia," ujar Anindya.

Namun Anindya menegaskan bahwa pihaknya tidak menargetkan nomor nama yang diandalkan meraih target  medali dalam Asian Games mendatang, meski perhelatan SEA Games terakhir akan menjadi acuan atlet yang diharapkan mempersembahkan medali.

“Saya tidak ingin membebankan atlet, semua memiliki peluang meraih medali, kami yakin atlet akan berjuang sekuat tenaga, meski lawan yang akan dihadapi tidak mudah,” papar Anindya.

Untuk persiapan Asian Games nanti, PB PRSI sendiri sudah menyiapkan program bagi nomor-nomor yang akan dipertandingkan, baik didalam maupun diluar negeri. Khusus untuk renang nantinya akan melakoni pemusatan latihan di Australia, sedangkan polo air akan mendatangkan pemain Serbia untuk uji tanding, untuk loncat indah sendiri akan mendatangkan pelatih asal China.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved