Breaking News:

Pacuan Piala Tiga Mahkota Seri I/2018 Digelar 25 Maret di Tegalwaton

Setelah sukses mementaskan AE Kawilarang Memorial dan Jateng Derby, Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pengprov Pordasi)

ist
Noviardi Sikumbang 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah sukses mementaskan AE Kawilarang Memorial dan Jateng Derby, Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pengprov Pordasi) Jawa Tengah kini bersiap menyelenggarakan kejuaraan pacuan kuda memperebutkan Piala Tiga Mahkota.

Pacuan Piala Tiga Mahkota ini ini setiap tahunnya dilaksanakan dalam tiga seri untuk menentukan kuda perkasa peraih "Triple Crown", yakni yang berhasil meraih tiga gelar juara dari tiga nomor berbeda pada satu musim (tahun) kompetisi.

Kejuaraan ini penting karena menjadi perburuan awal Piala Tiga Mahkota untuk 2018. Ini adalah supremasi untuk kuda yang mampu menjadi juara pada tiga event Derby berbeda jarak di tahun yang sama.

Triple Crown merepresentasikan kehebatan seekor kuda untuk memenangi persaingan jarak 1200 meter, 1600 meter dan 1800 meter dari kelas Derby.

Seri-1 Piala Tiga Mahkota ini dilangsungkan di Gelanggang Pacuan Kuda Tegal Waton, Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Minggu (25/3/2018). Ini merupakan even pacuan tingkat nasional ketiga dalam kalender kegiatan Komisi Pacuan PP Pordasi tahun 2018, setelah AE Kawilarang Memorial dan Jateng Derby, yang keduanya juga dihelat di Tegal Waton. Tiga seri nasional kejuaraan akbar pacuan 2018 ini seluruhnya dilaksanakan oleh Pengprov Pordasi Jateng.

Sekretaris Komisi Pacuan PP Pordasi, Noviardi Sikumbang, menyatakan Jumat (9/3) undangan untuk mengikuti kejuaraan Piala Tiga Mahkota seri-1 ini sudah disampaikan kepada para pemilik kuda, pelatih, serta pemilik klub dan seluruh Pengprov Pordasi.

"Persaingannya akan lebih ketat dibanding Piala Tiga Mahkota seri 1 tahun 2017, karena akan diikuti lebih banyak kuda-kuda tangguh dari klub-klub besar seperti Eclipse Stable yang tahun lalu tak mengomentisikan kuda-kudanya karena tempat pelaksanaannya memang terlalu jauh yakni di Legok Jawa, Pangandaran," papar Noviardi Sikumbang.

Tahun silam Eclipse Stable tak menurunkan kuda-kuda terbaiknya di Piala Tiga Mahkota seri-1 di Pangandaran karena memilih untuk lebih fokus menghadapi Jatim Derby yang digelar setelahnya. Dan, terbukti kala itu Eclipse Stable mendominasi gelar di Jatim Derby.

Menurut keterangan dari Ketua Panitia Pelaksana Pacuan Piala Tiga Mahkota ser-1 2018 ini, HJ.Christiina Christianti A.Z yang juga pelaksana ketua Pengprov Pordasi Jateng, ada delapan kelas kelompok umur dan 22 kelas kelompok ketinggian yang akan dilombakan.

Ke-10 pacuan kelompok umur adalah kelas 3 tahun calon derby 1200 meter, kelas 3 tahun calon remaja 1200 meter, kelas 2 tahun pemula A/B 1000 meter, kelas 2 tahun pemula C/d 800 meter, kelas 2 tahun perdana A/B 800 meter, kelas 2 tahun perdana C/D 600 meter, kelas 2 tahun perdana KPI 800 meter, dan kelas THB Perdana Indonesia 800 meter.

Hadiah untuk kelas 3 tahun calon derby jarak 1200 meter adalah Rp50 juta, dua kali lipat dari hadiah dari kejuaraan tahun silam di Pangandaran.

Pendaftaran untuk berpartisipasi di Piala Tiga Mahkota seri-1 2018 ini ditutup pada 21 Maret, pukul 14.00 WIB. Pengukuran tinggi kuda dilakukan Rabu (21/3) itu juga mulai pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan drawing (undian) sore harinya di Pendopo Eclipse Stable, Tegal Waton.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui email, ke pordasijateng@gmail.com, noviardi-sikumbang@yahoo.id, atau elitasally.es@gmail.com.

Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved