Sabtu, 30 Agustus 2025

Jokowi Puji Zohri yang Dengan Segala Keterbatasan, Tapi Mampu Menjadi Juara Dunia

Bersama dengan Zohri yang berada di sebelahnya, Kepala Negara sekali lagi menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Zohri

Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo menyopiri Lalu Muhammad Zohri, juara dunia Atletik U-20 saat berkeliling Istana Bogor 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Lalu Muhammad Zohri, juara dunia atletik di bawah usia 20 tahun kelahiran Nusa Tenggara Barat, siang ini bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Presiden Joko Widodo menerima langsung kedatangannya sekira pukul 14.00 WIB di Ruang Teratai Istana Bogor.

Zohri tampak mengenakan jaket berwarna putih dipadankan dengan bawahan merah lengkap dengan medali emas yang diraihnya saat memasuki ruangan. Di dalam ruangan itu, Presiden Joko Widodo yang mengenakan jaket Asian Games telah menunggunya.

Baca: Pengakuan Muhammad Zohri Soal Cerita Uang Rp 400 ribu untuk Beli Sepatu, Bukan untuk ke Finlandia

Presiden kemudian langsung menyalami Zohri sebelum berpose bersama untuk diabadikan para juru foto yang hadir.

Bersama dengan Zohri yang berada di sebelahnya, Kepala Negara sekali lagi menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih Zohri.

Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Muhammad Zohri, Atlet Lari 100 Meter yang berhasil menjadi juara dunia Atletik U-20
Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Lalu Muhammad Zohri, Atlet Lari 100 Meter yang berhasil menjadi juara dunia Atletik U-20 (Biro Pers Setpres/Laily Rachev)

"Tentunya kita bangga atas prestasi yang telah dicapai oleh Lalu Muhammad Zohri di ajang kejuaraan dunia U-20 lari 100 meter," ucapnya.

Selain itu, Presiden mengungkapkan ganjalan yang ada di hatinya menanggapi keinginan Zohri yang disampaikan kepada media.

Beberapa waktu lalu, saat Zohri diwawancara media mengenai kesediaannya untuk bertemu Presiden Joko Widodo, Zohri menjawabnya dengan mengaku bangga apabila dapat bertemu dengan "orang besar".

"Apa jawaban Zohri? Mau banget, ketemu orang besar," tutur Presiden menirukan jawaban Zohri.

Atas jawaban tersebut, Kepala Negara mengingatkan bahwa sebenarnya figur besar yang dimaksud itu ialah Zohri sendiri.

Sebab, dengan segala kekurangan yang ada, dirinya mampu membuktikan bahwa ia mampu mengungguli para pesaingnya meski tak diunggulkan.

"Ini yang keliru, yang mengganjal di hati saya. Orang besarnya itu bukan di sini, tapi Zohri. Dia yang orang besar," ujar Presiden.

"Karena dengan segala keterbatasan dan kekurangan fasilitas, dengan ambisi yang besar, kerja keras, dan kegigihan Zohri bisa memenangkan pertandingan lari 100 meter U-20," imbuhnya.

Presiden Joko Widodo dan Muhammad Zohri saat diwawancarai awak media di Istana Bogor
Presiden Joko Widodo dan Lalu Muhammad Zohri saat diwawancarai awak media di Istana Bogor (Biro Pers Setpres/Laily Rachev)

Secara khusus Presiden berpesan kepada Zohri agar tak lekas berpuas diri. Ia meminta Zohri agar terus giat berlatih untuk menghadapi ajang Asian Games 2018 dan pertandingan-pertandingan besar lainnya.

"Rakyat sangat bangga dan mengucapkan terima kasih atas prestasi yang telah diberikan kepada bangsa dan negara ini," tandasnya.

Baca: Datangi PBNU, Prabowo Bicarakan Ekonomi Umat

Dalam pertemuan ini, Presiden Joko Widodo kemudian mengajak Zohri untuk berkeliling di halaman sekitar Istana Kepresidenan Bogor. Sesekali keduanya tampak melakukan pembicaraan sembari berkeliling.

"Bapak Presiden berpesan semoga saya bisa menampilkan yang terbaik di Asian Games, semangat latihan, jangan sombong, dan selalu rendah hati karena perjalanan saya insyaallah masih panjang," kata Zohri mengungkapkan salah satu pembicaraan dengan Presiden.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan