Japan Open 2018

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon Juara Jepang Terbuka 2018

Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses mempertahankan gelar juara yang mereka raih di ajang Japan Open tahun lalu.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon Juara Jepang Terbuka 2018
humas pbsi
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon Juara Jepang Terbuka 2018 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses meraih gelar juara di ajang Japan Open 2018.

Setelah tahun lalu menjuarai turnamen yang sama, kali ini di Japan Open 2018 BWF World Tour Super 750, Kevin/Marcus kembali naik podium juara setelah mengalahkan Li Junhui/Liu Yuchen (Tiongkok), dengan skor 21-11, 21-13.

Gelar Japan Open 2018 menjadi gelar keenam yang diraih oleh Kevin/Marcus di tahun ini setelah gelar di Daihatsu Indonesia Masters 2018, India Open 2018 BWF World Tour Super 500, All England 2018 BWF World Tour Super 1000, Blibli Indonesia Open 2018 BWF World Tour Super 1000 dan Asian Games 2018.

Dalam pertandingan final yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza, Kevin/Marcus tampil solid dan tak memberikan kesempatan kepada Li/Liu untuk mengembangkan permainan. Namun dituturkan Kevin/Marcus, Li/Liu mengubah taktik permainan mereka dari biasanya.

"Kami senang bisa mempertahankan gelar kami. Apalagi ini turnamennya di Jepang, kami bisa memberikan hasil yang terbaik untuk sponsor kami," ungkap Kevin usai pertandingan.

"Hari ini lawan mengubah permainan mereka, beda dari biasanya. Li/Liu lebih banyak main bertahan, tapi kami sudah siap dengan semua strategi mereka, jadi kami lebih yakin," tutur Kevin yang bersama Marcus kian kokoh di puncak rangking dunia.

Marcus juga mengiyakan pernyataan Kevin. Meskipun lawan mengubah strategi, mereka sudah mengantisipasi hal ini. Terbukti perolehan skor cukup jauh di penutup game pertama maupun game kedua.

"Mereka banyak mengarahkan bola ke atas, mungkin karena bolanya berat. Tapi kami sudah mempersiapkan tenaga, kami tahu ini pasti akan terjadi. Kami sudah mempelajari penampilan mereka waktu melawan Fajar (Alfian)/Rian (Ardianto). Model mainnya mirip, jadi kami sudah bisa memprediksi," jelas Marcus.

Stadion yang digunakan di Japan Open 2018 merupakan stadion yang akan digunakan untuk Olimpiade Tokyo 2020. Kevin/Marcus mengaku optimis dapat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan di stadion ini.

"Suasananya enak, kami cukup nyaman bermain di sini. Walaupun bolanya berat. Tapi kami bisa mengatasi," ujar Kevin.

Halaman
12
Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved