Indonesia Open 2019

Ketika Ganda Putra Indonesia Jadi Kartu As pada Indonesia Open 2019

Sektor ganda putra menjadi salah satu andalan Indonesia mendulang gelar pada Indonesia Open 2019, 16-21 Juli.

Ketika Ganda Putra Indonesia Jadi Kartu As pada Indonesia Open 2019
Tribunnews/Abdul Majid
Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon saat berlaga di perempat final Sngapore Open 2019, Jumat (12/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Sektor ganda putra menjadi salah satu andalan Indonesia mendulang gelar pada Indonesia Open 2019, 16-21 Juli.

Terakhir kali para pebulu tangkis tampil pada Australian Open Super 300 yang berakhir 16 Juni di Quaycenter, Sydney, Australia.

"Kami memiliki waktu sebulan untuk mempersiapkan diri. Hal tersebut bagus sehingga ada waktu menambah latihan dalam segala aspek, mulai dari fisik, teknik, latihan, dan strategi," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti.

"Biasanya jeda latihan menuju turnamen waktunya mepet. Performa atlet tidak selalu di atas, habis pertandingan ada periode ke bawah dulu, sambil ada refreshing, tambah stroke, sebetulnya sangat membantu sekali," ucap Susy ditemui BolaSport.com di hall pelatnas, Cipayung, Jakartam Senin (24/6/2019).

Susy berharap dengan waktu persiapan yang cukup lama, para pebulu tangkis mampu tampil maksimal dan mampu mempertahankan gelar seperti tahun lalu.

Pada Indonesia Open 2018, Indonesia meraih dua gelar melalui Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (ganda putra) dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (ganda campuran).

Susy juga berharap ada kejutan dari sektor lain pada turnamen Federasi Bulu Tangkis Dunia (Badminton World Federation/BWF) World Tour Super 1000 tersebut.

BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved