KONI DKI Tidak Alergi Terhadap Kritik yang Sifatnya Membangun kata Djamhuron P Wibowo

Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo mengharapkan SIWO PWI Jaya sebagai ujung tombak pemberitaan yang mengedepankan kemajuan olahra

KONI DKI Tidak Alergi Terhadap Kritik yang Sifatnya Membangun kata Djamhuron P Wibowo
dok. SIWO PWI Jaya
Djamhuron P Wibowo saat menerima audiensi pengurus SIWO PWI Jaya periode 2019 – 2024 yang diketahui Agus Susanto di KONI DKI Jakarta, Kamis (11/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Djamhuron P Wibowo mengharapkan SIWO PWI Jaya sebagai ujung tombak pemberitaan yang mengedepankan kemajuan olahraga DKI Jakarta.

"Sebagai salah satu lembaga badan fungsional yang menjadi anggota KONI DKI, SIWO Jaya hendaknya bisa bersinergi dengan KONI DKI dalam membangun olahraga Ibukota," ungkap Djamhuron P Wibowo saat menerima audiensi pengurus SIWO PWI Jaya periode 2019 – 2024 yang diketahui Agus Susanto di KONI DKI Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Menurut Djamhuron, KONI DKI terbuka untuk wartawan Ibukota khususnya SIWO PWI Jaya yang memang sehari-harinya menulis berita olahraga.

“KONI DKI terbuka untuk wartawan. Bahkan kami mengharapkan setiap hari ada berita tentang atlet DKI yang muncul di media cetak maupun online yang ditulis oleh rekan-rekan SIWO di medianya masing-masing,” tutur pensiunan jenderal bintang satu TNI AL ini.

Dikatakan, KONI DKI juga tidak alergi terhadap kritik. Namun ia menyarankan kalau mengkritik hendaknya kritik yang membangun sehingga menjadi perbaikan terhadap kekurangan yang ada di KONI DKI.

“Sebagai bentuk keterbukaan kami terhadap kritik, kami sekarang sudah membuka Posko Pengaduan. Posko itu menampung segala macam permasalahan yang muncul di kalangan atlet, pelatih, atau pengurus cabang olahraga. Jadi kalau ada masalah yang tidak terselesaikan di tingkat cabang olahraga, atau keluhan apa saja laporkan kepada kami,” jelas Djamhuron.

Khusus menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua, kata Djamhuron, dalam mempersiapkan atlet ada beberapa pekerjaan yang bisa dikerjakan secara bersama-sama dengan wartawan SIWO.

Terutama membuat Memorandum of Understanding (MoU) tentang sport intelijen.

“Kami sadar, untuk mengetahui kekuatan lawan di PON hanya wartawan yang bisa masuk ke kubu para pesaing mencari informasi. Bagaimana caranya, ini yang perlu kita bahas. Di KONI DKI ini ada wartawan koran daerah yang sering mengkal mencari berita. Kita tidak tahu apakah mereka itu sport intelijen dari koran daerah tersebut. Tapi yang Namanya wartawan mereka bebas mengorek informasi dari siapa saja, tinggal kita yang harus pintar-pintar menyaring inormasi yang diberikan kepada mereka,” urainya.

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut berlangsung dalam suasana keakraban. Dari KONI DKI selain Ketua Umum hadir pula Wakil Ketua Didi O Afandi, Sekum Djamran SE, Wakil Sekum RBJ Bangkit, Wakil Bendahara Budi Siswanto, dan beberapa pengurus lainnya.

Ketua SIWO Agus Susanto dalam beraudiensi itu didampingi oleh Wakil Ketua Fitrianto, Bendahara Herwan, Wakil Bendahara Markon, dan Wakil Sekretaris Brigitta Sesiliya.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved