Breaking News:

BWF World Championships 2019

Gregoria Mariska Tunjung Tantang Ratchanok Inatanon

Tunggal putri Indonesia Fitriani terhenti di tangan unggulan dua, Tai Tzu Ying (Taiwan) pada babak dua World Championships 2019.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung 

TRIBUNNEWS.COM, BASEL - Tunggal putri Indonesia Fitriani terhenti di tangan unggulan dua, Tai Tzu Ying (Taiwan) pada babak dua BWF World Championships 2019

Memainkan laga di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Fitriani masih belum bisa banyak bicara. Ia kalah dua game langsung 15-21, 14-21 dalam 33 menit. 

Tai Tzu Yingmasih terlalu tangguh buat Fitriani. Di game pertama, Fitriani mengaku tak langsung bisa bermain lepas. Ia tak bisa keluar dari tekanan lawan.

“Kalau puas sih belum. Cuma tadi Fitri sudah berusaha mengeluarkan kemampuan Fitri, semua pola main Fitri. Tapi tadi di game pertama kaya kurang lepas, terus lawan sudah menekan mainnya dari awal. Lebih mengatur dan mengontrol di lapangan. Di game pertama Fitri merasa lumayan tegang. Tapi ke sini-sini sudah mending. Terus tadi juga sempat ramai. Cuma dari situ Fitri banyak kecolongan lagi, kurang sabar, kurang safe, sama variasinya perlu ditambah lagi,” ungkap Fitriani

Namun memasuki game kedua, Fitriani mulai menunjukkan perlawanan. Setelah tertinggal 5-11, Fitriani coba mendekatkan poinnya menjadi 13-13. Fitriani kemudian sempat unggul tipis di posisi 14-13. Sayang setelahnya, ia kecolongan delapan poin secara berurutan. Fitriani pun mengaku kalah 14-21 di game kedua.

“Tadi sih yang di game kedua awal dia agak melambatkan. Tapi dia kan punya pukulan yang bagus dan serangan yang tajam. Di situ Fitri juga banyak kecolongan. Setelah poin 11 Fitri coba lebih relinya lebih cepat, sempat beberapa poin Fitri dapat. Tapi dia terus merubah lagi. Fitri kurang siap dengan perubahan-perubahan polanya dia,” jelasnya lagi. 

Kekalahan Fitriani memastikan Indonesia tinggal punya satu wakil tunggal putri. 

Gregoria Mariska Tunjung aman di babak tiga dan akan menghadapi Ratchanok Inatanon (Thailand).

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved