Pebulutangkis Muda Indonesia Bawa Pulang Dua Gelar dari Malaysia Junior International Challenge 2019

Dua gelar dipersembahkan para pebulutangkis muda Indonesia di ajang Malaysia Junior International Challenge 2019.

Pebulutangkis Muda Indonesia Bawa Pulang Dua Gelar dari Malaysia Junior International Challenge 2019
badmintonindonesia.org
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi (kiri) 

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Dua gelar dipersembahkan para pebulutangkis muda Indonesia di ajang Malaysia Junior International Challenge 2019.

Gelar pertama datang dari nomor tunggal putra lewat Bobby Setiabudi yang mengalahkan rekan senegara, Yonathan Ramlie, dengan skor 22-20, 21-16.

Sedangkan satu gelar lagi datang dari nomor ganda putri yang juga berhasil menciptakan partai all Indonesian final.

Ganda Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi memenangkan laga 'perang saudara' melawan Helena Ayu Puspitasari/Aldira Rizki Putri dengan skor 22-20, 21-12.

"Di pertandingan hari ini, kami bermain lebih agresif dari awal permainan. Dari pertama kami sudah mau menyerang duluan. Di game kedua kami mengubah pola main, karena waktu di game pertama, bola-bola pengembalian kami sudah diantisipasi oleh lawan, kami jadi banyak bermain drive," kata Febriana seperti dilansir Badmintonindonesia.org.

Febriana/Amalia mengakui jika lawan di final ini merupakan lawan terberat mereka selama mengikuti turnamen ini. Di game pertama, kedua pasangan harus adu setting yang begitu sengit.

"Lawan di final ini yang paling berat, karena mereka juga sama-sama kuat," ungkap Febriana yang berpasangan dengan Amalia sejak kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional Jawa Barat 2019 lalu.

Febriana/Amalia berharap penampilan mereka terus stabil dan bisa meraih gelar di turnamen-turnamen di level yang lebih tinggi.

"Setelah ini ada kejuaraan dunia junior, insya Allah targetnya mau jadi juara di kejuaraan ini," jelas Febriana.

Indonesia sebetulnya berpeluang membawa pulang empat gelar juara dengan juga menempatkan wakil di final tunggal putri dan ganda campuran. Sayangnya, Aisyah Sativa Fatetani dan Ghana Muhammad Al Ilham/Berliona Alma Pradisa ditaklukkan lawan-lawan di laga puncak.

Halaman
12
Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved