Kejuaraan Dunia 2019

Turnamen Kejuaraan Dunia 2019 Jadi yang Terburuk bagi Bulu Tangkis China?

Gelaran turnamen Kejuaraan Dunia 2019 membukukan hasil terburuk yang pernah diraih China sepanjang keikutsertaan dalam ajang tersebut.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pebulu tangkis ganda campuran China Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong meluapkan kegembiraan usai mengalahkan pebulu tangkis ganda campuran China Wang Li Lyu dan Huang Dong Ping pada babak Final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Pasangan Zheng Si Wei dan Huang Ya Qiong berhasil menjadi juara setelah mengalahkan pasangan Wang Li Lyu dan Huang Dong Ping dengan skor 21-13 dan 21-18. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Gelaran turnamen Kejuaraan Dunia 2019 membukukan hasil terburuk yang pernah diraih China sepanjang keikutsertaan dalam ajang tersebut.

Tidak bisa dipungkiri lagi, China merupakan negara powerhousedalam cabang olahraga bulu tangkis.

China pertama kali berpartisipasi pada ajang Kejuaraan Dunia pada edisi ketiga atau pada 1983.

Selama mengikuti Kejuaraan Dunia, kontingen bulu tangkis China tak pernah absen mengirim wakil menuju babak final.

Jumlah total raihan medali emas Kejuaraan Dunia yang diboyong oleh Negeri Tirai Bambu pun berjumlah 65 medali.

Hasil ini memang jauh di atas raihan Indonesia yang sudah mengoleksi sebanyak 22 medali emas pada Kejuaraan Dunia.

Kendati demikian, ada fakta menarik yang tersaji pada gelaran Kejuaraan Dunia 2019 kali ini.

Pasalnya, turnamen yang di helat di St. Jakobshalle Basel, Swiss tersebut menjadi hasil paling buruk yang pernah ditorehkan oleh China.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved