PB Djarum Pamit, Kak Seto Sebut bak Anak Kecil Ngambek: Bagaimana Kemurnian & Ketulusannya?

Kak Seto, sapaan akrabnya menuturkan kekecewaannya dengan keputusan PB Djarum untuk berhenti mulai tahun depan.

PB Djarum Pamit, Kak Seto Sebut bak Anak Kecil Ngambek: Bagaimana Kemurnian & Ketulusannya?
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Indonesia Seto Mulyadi berbicara kepada wartawan sebelum menerima perwakilan orangtua korban vaksin palsu di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, Sabtu (16/7/2016). LPA Indonesia akan menyampaikan tuntutan-tuntutan korban vaksin palsu kepada pihak-pihak terkait termasuk Presiden Joko Widodo. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerhati anak, Seto Mulyadi meradang atas penghentian event Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis PB Djarum.

PB Djarum mengambil keputusan menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis yang biasa diadakan tiap tahun karena adanya tudingan memanfaatkan anak-anak untuk mempromosikan merek Djarum yang identik dengan produk rokok.

Tudingan tersebut didapatkan PB Djarum dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Padahal dari audisi Djarum, lahir sejumlah atlet nasional yang mampu berprestasi di kancah Internasional seperti kevin Sanjaya Sukamuljo dan Tontowi Ahmad.

Adanya keputusan PB Djarum menghentikan event audisi beasiswa bulu tangkis, Seto Mulyadi lantas buka suara.

Kak Seto, sapaan akrabnya menuturkan kekecewaannya dengan keputusan PB Djarum untuk berhenti mulai tahun depan.

Bahkan, Kak Seto menilai tindakan PB Djarum itu seperti anak kecil yang sedang ngambek.

"Saya melihat ini kok kayak anak kecil yang sedang ngambek," ungkap Seto Mulyadi dilansir TribunJakarta.com dari Kompas.com.

Lebih lanjut, Seto Mulyadi mengungkapkan bahwa tindakan yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah benar.

BACA SELANJUTNYA>>>>>>

Editor: tribunjakarta.com
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved