Anies Baswedan Prediksi Formula E Bakal Rugi Sampai Tahun Ketiga, Tapi Tahun Keempat Bakal Beda

Diresmikannya Jakarta sebagai tuan rumah Formula E di tahun 2020 menimbulkan kerugian hingga tahun ke tiga. Apa nih maksudnya?

Anies Baswedan Prediksi Formula E Bakal Rugi Sampai Tahun Ketiga, Tapi Tahun Keempat Bakal Beda
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Chief Championship Officer Formula E, Alberto Longo, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto, dan Ketua Ikatan Motor Indonesia, Sadikin Aksa, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019) petang. 

TRIBUNNEWS.COM - Formula E Jakarta resmi digelar pada 6 Juni 2020.

Sirkuit Formula E Jakarta akan siap untuk menggelar balap dengan kontrak sampai 5 tahun.

Namun dalam rentang waktu segitu, Pemprov DKI Jakarta belum tentu langsung mendapatkan untung.

"Tahun pertama, kita pasti rugi sampai tahun ketiga. Setelah itu baru mendapatkan untung di tahun keempat dan kelima," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Monas, Jakarta (20/9)

"Tapi Jakarta masuk di musim yang tepat karena penonton Formula E di seluruh dunia kini sedang tinggi," sambung Anies Baswedan.

Namun yang diperhitungkan bukan keuntungan dari Formula E, melainkan dampak lain yang dihasilkan.

Misalnya dari visa, perhotelan, pariwisata di Jakarta akan tumbuh lebih besar.

Anies Baswedan bercermin pada Singapura yang juga merugi pada tahun-tahun pertama menggelar Formula One.

LANJUT KE SINI SOB >>>>>

Editor: Gagah Radhitya Widiaseno
Sumber: Gridoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved