MotoGP 2019

Rossi Mengaku Peran Presiden Yamaha Tidak Terlalu Besar dalam Beberapa Tahun Terakhir

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menerima mundurnya Presiden Yamaha Motor Racing Kouichi Tsuji.

Rossi Mengaku Peran Presiden Yamaha Tidak Terlalu Besar dalam Beberapa Tahun Terakhir
twittervalentinorossi
Valentino Rossi 

TRIBUNNEWS.COM - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menerima mundurnya Presiden Yamaha Motor Racing Kouichi Tsuji.

Tsuji adalah kepala gabungan dari kegiatan pabrikan MotoGP bersama direktur pelaksana tim balap, Lin Jarvis.

Tsuji memilih mundur karena mengikuti pimpinan proyek MotoGP Kouiji Tsuya yang juga mundur.

Tsuya terkenal karena permintaan maafnya kepada Valentino Rossi dan Maverick Vinales di depan publil setelah sesi kualifikasi MotoGP Austria selama musim dingin. Tsuya digantikan oleh Takahiro Sumi.

Atas hengkangnya Tsuju, Rossi menyiratkan bahwa pria Jepang itu lebih cocok untuk peran teknik daripada manajemen tingkat atas.

"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Tsuji karena kami telah bekerja sama untuk waktu yang lama sejak 2004," kata Rossi.

"Bagi saya, dia adalah insinyur yang sangat baik, tetapi dalam beberapa tahun terakhir perannya tidak fantastis bagi saya. Jadi saya pikir perubahan ini bagus untuk meningkatkan pengembangan motor," ucap Rossi.

"Orang yang berbeda datang dan kami membutuhkan mereka karena dalam beberapa tahun terakhir kami sudah berjuang terlalu banyak."

BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved