Rugi Selama 3 Tahun, Kenapa Indonesia Tetap Selenggarakan Formula E

Penyelenggaraan Formula E diprediksi membuat rugi Indonesia, tetapi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, punya pandangan lain.

Rugi Selama 3 Tahun, Kenapa Indonesia Tetap Selenggarakan Formula E
Instagram @aniesbaswedan
Anies Baswedan saat berada di starting grid Formula E Amerika Serikat di Kota New York (13/7) 

TRIBUNNEWS.COM - Penyelenggaraan Formula E diprediksi membuat rugi Indonesia, tetapi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, punya pandangan lain. 

Indonesia telah ditunjuk sebagai salah satu negara yang dijadikan arena untuk menggelar Formula E.

Federasi Balap Mobil Internasional, FIA, sendiri yang menunjuk Indonesia menghelat balap mobil elektrik itu.

Formula E pun direncanakan digeber mulai 2020 hingga 2024 di Kota Jakarta.

Baca Juga: Kapten Crystal Palace, Pria Paling Beringas di Liga Inggris Musim Ini

Keputusan penunjukan Indonesia sebagai salah satu venue Formula E menjadi nyata setelah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menemui pihak FIA pada Kamis, (19/9/2019).

Di sisi lain, ada kerugian yang berpotensi dialami Indonesia setelah mau menjadi salah satu venue Formula E.

Namun, Anies Baswedan punya pandangan positif mengapa Indonesia perlu menggelar ajang ini.

HALAMAN SELANJUTNYA>>>

Editor: Bolasport.com
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved