DKI Rebut Satu Emas dan Dua Perak Cabang Gulat POMNas 2019

Tuan rumah DKI Jakarta berhasil merebut satu medali emas dan dua medali perak, sementara Jatim dan Sumut sama-sama meraih satu medali emas

DKI Rebut Satu Emas dan Dua Perak Cabang Gulat POMNas 2019
Humas Pengprov PGSI DKI Jakarta
DKI Rebut Satu Emas dan Dua Perak Cabang Gulat, Jatim, dan Sumut Satu Medali Emas 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Arena gulat Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) hari kedua makin memanas.

Tuan rumah DKI Jakarta berhasil merebut satu medali emas dan dua medali perak, sementara Jatim dan Sumut sama-sama meraih satu medali emas dalam kejuaraan gulat POMNas 2019 yang berlangsung di GOR Cempaka Putih Sabtu (21/9/2019) malam.

Satu medali emas untuk DKI Jakarta direbut oleh pegulat terbaiknya, Muhamad Irfan Saputra di kelas 54 kg gaya grego roman, sementara dua medali peraknya direbut masing-masing oleh Muhamad Adiktia Rahman (67 kg), dan Dwi Nur Anggraeni (52 kg putri).

Dua medali emas lainnya masing-masing direbut oleh Jatim dan Jabar. Jatim merebut medali emas lewat kepiwaian pegulat putri terbaiknya, Iin Wijayanti di kelas 52 kg bebas. Dalam final Iin Wijayanti berhasil mengalahkan Dwi Nur Anggraeni (DKI Jakarta). Sementara medali emas bagi Sumut direbut oleh Andri Irwansyah Silaen yang dalam final mengalahkan pegulat dari DKI, Muhamad Adiktia Rahman.

Dengan demikian sudah lima medali emas yang diperebutkan di cabang olahraga gulat. Hari pertama dua medali emas dan hari kedua tiga medali emas. Dari lima emas ini, Jatim terbanyak meraih dengan dua medali emas. Tiga emas sisanya tersebar di tiga daerah masing-masing tuan rumah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.

Besok Minggu (22/9/2019) akan memperebutkan tiga medali emas lagi, masing-masing kelas 77 kg grego roman, kelas 85 kg grego roman, dan 58 kg gaya bebas putri.
Emas Penutup

Tentu sebagai tuan rumah DKI Jakarta sangat berharap di hari terakhir (penutupan) pada Minggu (22/9/2019) salah satu pegulat terbaiknya bisa menyumbangkan tambahan satu medali emas. Kebetulan pegulat terbaik DKI Jakarta, Andika akan turun di hari terakhir di kelas 77 kg. Andika, adalah salah satu andalan terbaik DKI Jakarta untuk menyumbangkan medali emas.

Selain Andika, masih ada pegulat lainnya yakni Rudiansyah yang akan turun di kelas 85 kg. Baik Rudi maupun Andika keduanya memang menjadi pegulat andalan untuk mendapatkan tambahan satu medali emas di hari terakhir. Kalau bukan Rudi yang pasti Andika, dan dari keduanya memang sangat diharapkan Andika bisa menyumbangkan medali emas tambahan bagi DKI untuk melengkapi target yang dijanjikan yakni berhasil merebut dua medali emas. 

Hasil Pertandingan
Kelas 52 kg bebas putri
1. Iin Wijayanti (Jawa Timur)
2. Dwi Nur Anggraeni (DKI Jakarta)
3. Veronika Tarigan (Sumut)
4. Siti Raudah (Kalsel)
Kelas 54 grego roman putra
1. Muhamad Irfan Saputra (DKI Jakarta)
2. Ade Tokun (Jabar)
3. Fauzul Adzim
Kelas 67 grego roman putra
1. Andi Irwansyah Silaen (Sumut)
2. Muhamad Adiktia Rahman (DKI Jakarta)
3. Tedi Adrian ( Banten)
4. Peri Budiawan (Jabar)

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved