Olimpiade 2020

Olimpiade 2020 Tokyo Resmi Ditunda, Menpora Zainudin Amali: Tidak Mungkin Kami Tolak

Mengenai pelatnas yang masih berjalan dikatakan Menpora ada yang disetop tapi ada juga yang masih berjalan

Olimpiade 2020 Tokyo Resmi Ditunda, Menpora Zainudin Amali: Tidak Mungkin Kami Tolak
Dok: Kemenpora
Menpora Zainudin Amali berbicara soal perkembangan olahraga Indonesia di tengah pandemi corona, Senin (23/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAOlimpiade 2020 Tokyo resmi ditunda setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden IOC Thomas Bach telah mencapai kesepakatan untuk menunda pelaksanaan Olimpiade selama satu tahun dan paling lambat digelar pertengahan tahun 2021.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang mengetahui hal tersebut pun akan berdiskusi dengan NOC Indonesia dan cabor-cabor yang telah menjalani persiapan.

“Jika itu keputusan IOC, pemerintah akan terima. Tidak mungkin kami tolak. Tinggal kami bicarakan dengan NOC dan cabor yang sedang mempersiapkan ke Olimpiade. Nanti situasinya mungkin ada rapat,” kata Menpora saat dihubungi pewarta, Selasa (24/3/2020).

Baca: Belum Berhenti Bikin Gol, Wander Luiz Bobol Gawang Bandung United Bawa Persib Menang 4-1

Baca: Arema FC Koleksi 13 Kartu Kuning dalam 3 Laga: Risiko Besar Gaya Bermain Khas Malangan

Baca: Kondisi Striker Asing Persib yang Baru Tiba di Indonesia Seusai Pulang Kampung ke Belanda

“Saya akan telepon Pak Okto (Raja Sapta Oktohri) dan Pak Rosan sebagai CdM yang kami tunjuk,” sambungnya.

Mengenai pelatnas yang masih berjalan dikatakan Menpora ada yang disetop tapi ada juga yang masih berjalan lantaran anggaran yang diberikan sebelumnya adalah anggaran jangka panjang bukan untuk persiapan Olimpiade saja.

“Dengan situasi seperti ini pelatnas disetop sementara, tapi  itu kan pelatnas jangka panjang. Jadi kalau tidak ada olimpiade mereka tetap terus. Cuma porsinya saja. Rata-rata dikurangi porsinya, kalau terlalu berat pengaruh ke daya tubuh atlet,” jelas Menpora.

Lebih lanjut, Menpora menunggu laporan dari NOC Indonesia mengenai penundaan ini, karena dikatakannya berpengaruh pada anggaran.

“Kita tinggal tunggu resminya dari NOC Indonesia karena itu konsekuensinya ke anggaran kita. Artinya harus ada surat resmi yang kita terima jadi ada alasan bahwa ini tak jadi. Karena ini berhubungan dengan anggaran,” katanya.

Baca: Belum Berhenti Bikin Gol, Wander Luiz Bobol Gawang Bandung United Bawa Persib Menang 4-1

Baca: Arema FC Koleksi 13 Kartu Kuning dalam 3 Laga: Risiko Besar Gaya Bermain Khas Malangan

Baca: Kondisi Striker Asing Persib yang Baru Tiba di Indonesia Seusai Pulang Kampung ke Belanda

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved