Breaking News:

Olimpiade 2020

Ragunan Pindah ke Cibubur, Menpora: Kami Konsentrasikan Untuk Cabor Olimpiade Dulu

Kemenpora pun mengembalikan pelajar ke PPON, Cibubur. Sayangnya, fasilitas di Cibubur masih belum memadai.

Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Menpora Zainuddin Amali 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali  mengatakan telah merencanakan untuk membangun Sekolah Khusus Olahraga (SKO) di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga (PP PON) Cibubur.

Hal itu menyusul pemerintah DKI Jakarta punya program sendiri bernama Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) binaan DKI di bekas area SKO Raguanan yang kini sudah direvitalisasi.

Kemenpora pun mengembalikan pelajar ke  PPON, Cibubur. Sayangnya, fasilitas di Cibubur masih belum memadai. 

“Jadi rencananya, Cibubur akan kami bangun untuk SKO. Kami akan konsentrasikan untuk cabor-cabor Olimpiade dulu di sana,” kata Menpora kepada wartawan, Jumat (1/4/2020).

Baca: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Minggu 3 Mei 2020 Kota Bandung, Niat Puasa dan Doa Buka Puasa Ramadhan

Baca: Kinerja Anggota DPR Dikritik, Andre Rosiade Tuding Najwa Shihab Dapat Untung dari Kartu Prakerja

“Kami sudah inventarisir berapa luasnya. Nanti kita bisa bikin berapa, nah di situ akan kumpul fasilitas olahraga dan fasilitas pemuda. Karena setiap tahun ada paskibraka, pelatihan pemuda, kan tak mungkin kita keluarkan itu,”

“Tetapi kami redesain lagi seefektif mungkin supaya Cibubur itu bisa digunakan untuk olahraga dan pemuda sekaligus. Jadi dipusatkan di sana untuk SMP, SMA,” jelasnya.

Lebih lanjut, politisi asal Golkar itu mengatakan akan membuat kesinambungan para atlet dari SKO Ragunan ke jenjang selanjutnya. Area Hambalang pun menjadi pilihannya.

Akana tetapi pembangunan itu baru bisa dilakukan setelah grand desain sudah jadi dan tinggal merenovasi yang dilakukan oleh Kementerian PUPR.

“Tetapi itu semua pekerjaan fisik, infrastruktur, tak akan ditangani Kemenpora. Saya tak mau berurusan dengan pembangunan, itu bikin susah. Saya sudah rapat dengan Kementerian PU PR, sudah ada timnya, cuma terhenti karena ada Covid-19 ini. Semua konsentrasi dan SDM diarahkan ke sana,” kata Menpora.

“Intinya, jika grand desain sudah jadi maka tinggal direnovasi. Saat ini, kami terus mematangkan. Tadi kami rapat sudah oke. Cuma memang harus ada penyempurnaan. Jika sudah selesai kami akan konsultasi publik. Paling tidak kami taruh di website, siapa tahu ada yang mau komentar, tambah kurang dsb,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved