Sabtu, 30 Mei 2026

Piala Thomas dan Uber

Hadapi Thomas Cup 2020, Penerus Lee Chong Wei Didapuk sebagai Pemimpin Tim

Sang penerus Lee Chong Wei secara resmi baru saja dipercaya sebagai ketua delegasi tim Malaysia yang akan berlaga dalam Piala Thomas 2020 mendatang.

Tayang:
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Gigih
instagram/leeziijia
Tunggal Putra Andalan Malaysia, Lee Zii Jia 

TRIBUNNEWS.COM - Rasa bahagia tengah menyelimuti pebulu tangkis tunggal putra andalan Malaysia, Lee Zii Jia.

Pebulu tangkis yang digadang-gadang sebagai penerus Lee Chong Wei tersebut baru saja dipercaya sebagai ketua delegasi tim berlaga dalam Piala Thomas 2020 mendatang.

Lee Zii Jia dapat dikatakan menjadi pebulu tangkis Negeri Jiran yang mengalami peningkatan performa dalam dua tahun terakhir.

Salah satu performa briliannya ketika mampu melaju ke babak semifinal All England 2020.

Terbaru, Lee Zii Jia baru saja mendapatkan kehormatan untuk menjadi pemimpin kontingen Malaysia yang akan berlaga dalam ajang Piala Thomas 2020.

Baca: BAM Tunggu Arahan Soal Rencana Kembalinya Para Atlet ke Pelatnas

Baca: BAM Usulkan Perubahan Jadwal Malaysia Open 2020 ke BWF

Pebulu tangkis yang kini berusia 22 tahun tersebut secara tidak langsung menggantikan peran Lee Chong Wei yang telah pensiun.

Lee Zii Jia sebelumnya menjadi tunggal putra kedua ketika berlaga dalam perhelatan Piala Thomas 2018 lalu.

Saat itu, ia dipimpin oleh Lee Chong Wei yang didapuk sebagai leader tim Malaysia berlaga di Piala Thomas 2018.

Tetapi pada final Piala Thomas mendatang, Lee Zii Jia mendapat kesempatan untuk bermain sebagai tunggal putra utama.

Menanggapi hal tersebut, sang penerus Lee Chong Wei tersebut mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) atas kepercayaannya.

"Saya bersyukur dan berterima kasih kepada BAM karena mereka telah menjadikan saya seperti sekarang ini," ucap Lee Zii Jia seperti dikutip dari The Star.

Bukan tugas mudah tentu bagi Lee Zii Jia yang masih berusia 22 tahun untuk bisa membawa timnya berprestasi nantinya.

"Mereka memilih untuk berinvestasi pada saya dan sekarang saya ingin membuktikan bahwa mereka telah membuat pilihan yang tepat," lanjut sang juara SEA Games 2019 tersebut.

Lebih lanjut, Lee Zii Jia ingin bisa menjadi pebulu tangkis yang sukses seperti seniornya, Lee Chong Wei.

Baginya, sosok Lee Chong Wei merupakan panutan utamanya dalam meniti jalan karir kesuksesan sebagai pebulu tangkis profesional.

"Dia telah menjadi idola sejak saya masih junior, semua junior bahkan ingin menjadi seperti dia," kata Lee Zii Jia.

"Itulah motivasi dan alasan mengapa saya terus berlatih keras," sambungnya.

Perjuangan yang telah dirintis oleh Lee Chong Wei akan dilanjutkan oleh Lee Zii Jia.

Ajang Piala Thomas 2020 yang rencananya akan diselenggarakan di Denmark menjadi momen pembuktian bagi Lee Zii Jia.

"Tidak akan ada tekanan pada kami karena kami tidak menjadi unggulan turnamen," jujurnya.

"Kami hanya akan mempersiapkan dan melakukan terbaik berdasarkan kemampuan yang kami miliki," lanjut Lee Zii Jia.

Baca: Kasus Covid-19 Melonjak, Perhelatan Amerika Serikat Terbuka 2020 Resmi Ditangguhkan BWF

Pebulu tangkis berusia 22 tahun itu yakin ia dan rekan setimnya mampu memberikan penampilan mengejutkan bagi lawan-lawannya nanti.

"Kami mungkin bisa menyebabkan beberapa gangguang, tentu tidak ada yang mustahil," tegas Lee Zii Jia.

"Saat ini aku hanya berharap untuk kembali berlatih dan merasakan turnamen lagi," pungkas tunggal putra yang menduduki ranking 10 dunia tersebut.

Perhelatan turnamen Piala Thomas 2020 diprediksi juga akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ganda putra muda Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Hal itu diungkapkan oleh Paulus Firman selaku pelatih bulu tangkis Malaysia sektor ganda putra.

Paulus Firman selaku sang pelatih mengutarakan keduanya harus mampu tampil lebih hebat daripada tahun-tahun sebelumnya.

Mengingat pasangan Aaron/Chia saat ini secara tidak langsung menjadi andalan ganda putra Negeri Jiran.

Ranking delapan dunia menjadi bukti kualitas yang dimiliki oleh pasangan main yang sama-sama masih berusia 22 tahun tersebut.

Baca: Demi Kalahkan Marcus/Kevin, Ganda Putra Malaysia Alokasikan Waktu Khusus Pelajari Permainan Lawan

Baca: Tanggapan Lee Chong Wei Perihal Wacana Perubahan Sistem Penilaian 21x3 jadi 11x5

Alhasil keduanya akan menjadi tumpuan utama memimpin rekan-rekannya untuk mendulang prestasi dalam ajang Piala Thomas 2020.

"Aku tidak ingin mereka dianggap sebagai pasangan muda lagi karena semakin cepat mereka dewasa maka semakin baik pula," kata Paulus Firman seperti yang dikutip dari The Star.

Paulus menambahkan pihaknya terkadang masih bisa memberikan toleransi terhadap kesalahan yang anak didiknya lakukan.

Namun, kedepannya akan ada perubahan sikap dimana Paulus akan lebih tegas lagi jika keduanya melakukan kesalahan.

Hal ini dikarenakan Paulus memandang pasangan Aaron/Soh memiliki potensi untuk menjadi yang terbaik di usianya saat ini.

"Mereka pasti bisa menunjukkan kemajuan tetapi terkadang kita masih cenderung memaafkan karena mereka adalah pasangan muda," jujur Paulus.

"Saya tahu ini adalah proses tetapi jika kita dapat mempercepat kesuksesan mereka di usia yang lebih muda, mengapa tidak?" tegasnya.

Paulus mengatakan ajang Piala Thomas 2020 bisa menjadi ajang pembuktian kualitas yang dimiliki oleh anak asuhannya tersebut

"Final Piala Thomas akan menjadi masalah nyata bagi mereka," sambungnya.

"Mereka akan melawan pasangan terbaik dunia, dimana mereka belum pernah mengalahkan sebelumnya," ungkap Paulus.

Pasangan Aaron/Chia sendiri dinilai telah mengalami performa yang menanjak dalam beberapa tahun terakhir.

Buktinya, keduanya tidak terkalahkan dalam perjalanan meraih medali perak SEA Games 2019.

Sementara itu di ajang kualifikasi Piala Thomas, pasangan Aaron/Chia hanya menderita kekalahan sekali saja.

Sebelumnya Piala Thomas dan Uber dijadwalkan pada 16-24 Mei 2020, kemudian diundur menjadi 15-23 Agustus 2020.

Terbaru, perebutan supremasi bergengsi beregu putra dan putri ini akan dihelat pada 3-11 Oktober 2020 di Aarhus, Denmark.

Menarik untuk melihat bagaimana permainan yang akan ditampilkan kontingen bulu tangkis Malaysia ketika turnamen Piala Thomas 2020 kembali digelar nantinya.

(Tribunnews/Dwi Setiawan)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved