Breaking News:

Kronologi Novak Djokovic dan Istri Terinfeksi Covid-19: Tiga Petenis Juga Positif Virus Corona

Bahkan istri dari petenis berusia 33 tahun tersebut, Jelena Djokovic, juga mendapatkan hasil positif sama seperti dirinya.

Twitter @usopen
Petenis putra Serbia, Novak Djokovic merebahkan diri di atas lapangan seusai menang atas petenis Argentina, Juan Martin del Potro dalam laga final US Open 2018 di Arthur Ashe Stadium, Amerika Serikat, Senin (10/9/2018) dini hari WIB. 

TRIBUNNEWS.COM - Petenis Putra Serbia, Novak Djokovic, meminta maaf atas imbas tiga petenis yang dinyatakan positif saat mengikuti turnamen Djokovic's Adria Tour. 

Turnamen yang diselenggarakan di Balkan, Kroasia harus dihentikan setelah tiga petenis dinyatakan positif Covid-19

Ketiganya adalah, Grigor Dimitrov (Bulgaria). Borna Coric (Kroasia), dan Viktor Troicki (Serbia).

Baca: BREAKING NEWS Petenis Nomor Satu Dunia Novak Djokovic Positif Covid-19

Ekspresi petenis putra Serbia, Novak Djokovic saat melawan petenis Argentina, Juan Martin del Potro dalam laga final US Open 2018 di Arthur Ashe Stadium, Amerika Serikat, Senin (10/9/2018) dini hari WIB.
Ekspresi petenis putra Serbia, Novak Djokovic saat melawan petenis Argentina, Juan Martin del Potro dalam laga final US Open 2018 di Arthur Ashe Stadium, Amerika Serikat, Senin (10/9/2018) dini hari WIB. (Twitter @usopen)

Memang demikian, kejadian ini tidak hanya menimpa ketiga petenis saja, namun Djokovic juga telah dinyatakan positif Covid-19

"Saya benar-benar minta maaf atas infeksi yang menimpa beberapa pemain. Saya berharap itu tidak akan membuat masalah kesehatan baru bagi petenis lain dan semua orang akan baik-baik saja," kata Djokovic dilansir BolaSport.com dari TheGuardian.com.

Bahkan istri dari petenis berusia 33 tahun tersebut, Jelena Djokovic, juga mendapatkan hasil positif sama seperti dirinya.

Kronologi Penyebaran

Dia mengungkapkan hasil positif yang didapat seusai melakukan perjalanan pulang dari Serbia menuju kota Belgrade di mana lokasi final diselenggarakan. 

"Saat di Belgrade kita di tes. Hasilnya saya dan istri positif, tetapi untuk anak-anak kami negatif," tutur Djokovic.

Djokovic kemudian mengungkapkan rasa penyesalannya atas kompetisi yang berlangsung tidak sesuai dengan rencana.

"Kami merencanakan turnamen saat virus telah menurun, dengan kondisi seperti ini tuan rumah percaya Tour bisa dijalankan," ujar Djokovic.

"Sayangnya, virus masih ada, dan ini adalah kenyataan bahwa kita harus belajar untuk mengatasinya," ucap Djokovic. 

Padahal, awalnya dia menyelenggarakan turnamen dengan niat untuk menyampaikan pesan solidaritas atas situasi dunia yang saat ini juga sedang berjuang melawan pandemi.

"Semua yang kami lakukan sebulan terakhir, kami lakukan dengan niat tulus. Turnamen ini kami maksudkan menyampaikan pesan solidaritas untuk seluruh dunia," kata Djokovic.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved