Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Pantau Latihan Secara Virtual, Menpora Beri Pesan Khusus ke Lifter Eko Yuli

Bahkan, Menpora sempat memberikan pesan khusus kepada Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli untuk menjalani latihan secara disiplin

humas PB PABSI
Eko Yuli Irawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memantau pemusatan latihan cabor angkat besi secara virtual, Rabu (22/7/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Menpora meminta kepada seluruh atlet yang menjalani pelatnas untuk tetap disiplin melakukan latihan.

Terlebih angkat besi menjadi salah satu tumpuan Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo yang akan digelar tahun depan.

Bahkan, Menpora sempat memberikan pesan khusus kepada Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli untuk menjalani latihan secara disiplin di tengah pandemi Covid-19 ini.

Baca: Kemenpora Siapkan Atlet-Atlet Usia 10-12 Tahun Untuk Berlaga di Olimpiade 2032

Simak update klasemen perolehan medali emas Indonesia SEA Games 2019 per Senin 2 Desember, pukul 15.30 WIB.
Simak update klasemen perolehan medali emas Indonesia SEA Games 2019 per Senin 2 Desember, pukul 15.30 WIB. (KOMPAS.com / GARY LOTULUNG)

“Ada tiga cabor yang melakukan Pelatnas dan sedang kita pantau, yaitu bulutangkis, angkat besi, dan menembak. Kali ini PB PABSI, karena angkat besi salah satu yang ditargetkan mendapatkan medali emas, salah satunya diharapkan dari Eko Yuli Irawan, tadi saya sudah ngobrol perkembangannya bagus,” kata Menpora.

“Karena kondisi sekarang, yang disiplin tidak hanya Eko tetapi keluarga juga harus disiplin. Bayangkan terus Olimpiade Tokyo yang akan datang, kalau tidak disiplin, impian akan hilang,” pesan Menpora.

Baca: Jerman Ikut Bidding Olimpiade 2032, Okto Tetap Optimistis Indonesia Jadi Pemenangnya

Sementara itu, Waketum PB PABSI Djoko Pramono memaparkan bahwa ada satu program yang diberi nama Progres Tes Prestasi yaitu semacam perlombaan internal yang dirancang semua disesuaikan dengan pertandingan standar Internasional Weightlifting Federation (IWF).

Serta tidak kalah penting adalah dalam pelaksanaan semua mengikuti Protokol Kesehatan secara ketat.

“Untuk mengetahui perkembangan atlet diadakan Progres Tes tiap bulan, semacam pertandingan internal yang semuanya sesuai IWF. Dan apa yang digariskan Kemenpora tentang Protokol Kesehatan dilaksanakan dengan ketat, seperti hari ini dalam gedung keseluruhan tidak boleh lebih dari 30 orang,” jelasnya.

Seperti diketahui, cabor angkat besi yang sudah dipastikan lolos Olimpiade, Eko Yuli Irawan (Kelas 61Kg), Windy Cantika Aisyah (Kelas 49Kg), Nurul Akmal (Kelas 87Kg).

Adapun yang masih ikut kualifikasi, Rahmat Erwin Abdullah (Kelas 73Kg), Triyatno (Kelas 73Kg). Hasil Progres Tes Prestasi yang baru saja digelar, The Best Lifter Putri, peringkat pertama Windy Cantika Aisyah (Nilai 287,17), peringkat kedua Nurul Akmal (Nilai 262,28). Untuk Putra, peringkat pertama Eko Yuli Irawan (Nilai 429,19), peringkat kedua Rahmat Erwin Abdullah (Nilai 410,76). 

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved