Breaking News:

Olimpiade 2020

Kata Menpora Soal Dua Atlet Panahan yang Dicoret Dari Pelatnas Olimpiade

Menpora mengingatkan kepada cabor-cabor dalam hal ini PB Perpani untuk bisa menjalankan komitmennya

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pemanah Indonesia Diananda Choirunisa membidik sasaran saat berlaga pada nomor recurve women individual Asian Games 2018 di Lapangan Panahan, Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018). Diananda Choirunisa hanya mampu meraih medali perak setelah kalah dari atlet China Zhang Xinyan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAMenpora Zainudin Amali menanggapi persoalan dicoretnya dua atlet panahan yang sudah meraih tiket ke Olimpiade dan masuk dalam pemusatan latihan Olimpiade Tokyo yakni Riau Ega Agata dan Diananda Choirunisa.

Kedua atlet panahan tersebut dicoret karena mengindahkan panggilan dari PB Perpani untuk mengikuti pelatnas yang dimulai sejak 2 Agustus lalu.

Sebelumnya dikabarkan, Riau Ega mengirimkan surat kepada PB Perpani untuk meminta pelatih dari Jawa Timur untuk masuk dalam Pelatnas.

Baca: Menuju Olimpiade Tokyo 2021, Kemenpora Kucurkan Bantuan Dana Pelatnas Cabor Panahan dan Atletik

Atlit panahan Indonesia Diananda Choirunisa membidik sasaran dalam pertandingan panahan SEA Games di Bukit Jalil, Malaysia, Minggu (20/8/2017). Diananda akhirnya menyumbang emas ketiga bagi Indonesia setelah mengalahkan atlit panahan Filipina Nicole Marie Tagle 6-4. The Jakarta Post/Seto Wardhana.
Atlit panahan Indonesia Diananda Choirunisa membidik sasaran dalam pertandingan panahan SEA Games di Bukit Jalil, Malaysia, Minggu (20/8/2017). Diananda akhirnya menyumbang emas ketiga bagi Indonesia setelah mengalahkan atlit panahan Filipina Nicole Marie Tagle 6-4. The Jakarta Post/Seto Wardhana. (The Jakarta Post/Seto Wardhana)

Sementara PB Perpani sudah melakukan seleksi pelatih sendiri yang akan mengenai pelatnas Olimpiade Tokyo.

“Untuk sementara, Pak Marciano Ketua Umum KONI pusat akan berdialog dengan cabor dan mendiskusikan masalah ini. Saya kira kami tunggu dari KONI karena Pak Marciano berjanji akan langsung bicara dengan ketua umum,” kata Menpora di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Menpora menegaskan tak ingin ikut campur terlalu dalam soal masalah internal ini.

Namun, ia mengingatkan kepada cabor-cabor dalam hal ini PB Perpani untuk bisa menjalankan komitmennya untuk memajukan prestasi olahraga Indonesia.

“Kami tidak mau masuk terlalu dalam mencampuri urusan cabor, tapi kami juga ada keterikatan dengan komitmen-komitmen cabor untuk memajukan prestasi,” kata Menpora.

“Jadi kami tunggu hasil pembicaraan ketua umum KONI Pusat Marcio dengan Ketua Umum PB Perpani,” jelasnya.

Seperti diketahui, PB Perpani sendiri telah mendapatkan fasilitas bantuan pelatnas Olimpiade dari Kemenpora sebesar Rp 3,9 Miliar. Dan tersebut juga termasuk dana pembinaan jangka panjang untuk SEA Games 2021 Vietnam.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved