MotoGP

MotoGP 2020 - Bos Suzuki Tanggapi Absen Panjang Marc Marquez, Akibat Memaksakan Diri

Menurut Davide Brivio yang menjabat sebagai bos Suzuki, Marquez terkesan memaksakan diri dan berakibat harus absen lama karena ulahnya sendiri.

Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Husein Sanusi
twitter/@marcmarquez93
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez menjalani terapi fisik pemulihan lengan kanan atasnya yang retak akibat kecelakaan di seri perdana MotoGP Spanyol, di sirkuit Jerez, Juli 2020 silam. 

TRIBUNNEWS.COM - Davide Brivio yang menjabat sebagai bos Suzuki Ecstar memberikan tanggapan terkait absen panjangnya Marc Marquez.

Seperti yang diketahui, pembalap andalan Repsol Honda, Marc Marquez mengalami cedera panjang.

Kecelakaan yang dialami Marquez pada seri pembuka MotoGP Spanyol beberapa waktu lalu membuat sang rider harus menepi dari lintasan.

Marc Marquez ungkap target untuk MotoGP 2020
Marc Marquez ungkap target untuk MotoGP 2020 (MotoGP)

Baca: Valentino Rossi Sumringah Lihat Ketatnya Persaingan MotoGP 2020

Baca: Kabar MotoGP 2020: Demi Tampil Kompetitif, Cal Crutchlow Tuntut Bantuan dari Tim Honda

Bahkan pabrikan Honda Racing Corporation (HRC) tak memiliki pembalap yang dapat diandalkan untuk menjadi ujung tombak guna mendulang poin bagi tim.

Terkini, Marc Marquez juga harus menyiapkan hatinya untuk lebih tegar lagi saat melihat pembalap lain mengambil gelarnya setelah dia harus absen dalam 2-3 bulan ke depan.

"Marc Marquez, Repsol Honda, dan sejumlah dokter spesialis telahm emutuskan mengubah proses pemulihan yang sudah direncanakan," tulis pernyataan resmi Repsol Honda.

"Pemulihan cedera kali ini diperkirakan memakan waktu dua sampai tiga bulan sebelum Marc Marquez bisa kembali balapan," lanjut pernyataan tersebut.

Situasi Marquez ini mengundang manajer Suzuki Ecstar Davide Brivio untuk angkat bicara.

Baca: Jadwal MotoGP San Marino 2020, Live TRANS7 di Sirkuit Misano: Nantikan Pembuktian Jack Miller

Baca: Singgung Performa Fabio Quartararo, Jack Miller PD bisa Jadi Juara Dunia MotoGP 2020

Menurut Brivio, Marquez terkesan memaksakan diri dan berakibat harus absen lama karena ulahnya sendiri.

"Marquez ingin mencoba dan ketika pembalap bersikeras, sulit menghentikannya," katanya, dilansir BolaSport.com dari Motosan.es.

"Marquez ingin kembali tampil di kejuaraan dan saya membayangkan bahwa Honda menyetujui permintaan ini," tambah Brivio.

Kehilangan Marquez di lintasan sangat berpengaruh bagi Repsol Honda karena bellum ada satu podium yang dicapai dari lima seri yang berjalan.

Selain itu, Marquez juga terancam tidak dapat mempertahankan gelar juara MotoGP karena cedera yang didapatkan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kata Bos Suzuki soal Nasib Marc Marquez pada MotoGP 2020"

Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved