Breaking News:

MotoGP

Tim Pabrikan Gemas, KTM Masih Bisa Kembangkan Mesin Seusai Dua Kali Menang

Mereka khawatir, tim pabrikan asal Austria itu bakal mengembangkan "mesin super".

AFP/JOE KLAMAR
Pebalap Red Bull KTM Factory Racing dari Afrika Selatan Brad Binder (depan) pada MotoGP Ceko di Sirkuit Brno pada 9 Agustus 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah tim pabrikan yang menjadi peserta ajang balap MotoGP mengaku tidak senang dengan fakta bahwa KTM mendapat izin untuk mengembangkan mesin motor mereka pada musim 2020.

Mereka khawatir, tim pabrikan asal Austria itu bakal mengembangkan "mesin super".

Semula, KTM dan Aprilia menjadi dua tim peserta MotoGP yang mendapat pengecualian dari regulasi pembekuan pengembangan mesin pada para produsen non-konsesi yakni Honda, Yamaha, Suzuki, dan Ducati.

Namun, sebagai bagian dari langkah-langkah penghematan biaya setelah pandemi virus Corona alias Covid-19, semua produsen sepakat untuk menghentikan pengembangan mesin.

Belakangan, Motorsport.com mengetahui bahwa sejak pekan lalu, KTM telah mendapat izin untuk mengembangkan mesin motor mereka pada tahun depan.

Baca Juga: Ucapan Jack Miller Usai Menyaksikan Marc Marquez Celaka di Jerez

Padahal, setelah dua pembalap mereka, Brad Binder (Red Bull KTM) dan Miguel Oliveira (KTM Tech 3) meraih kemenangan pada MotoGP 2020, KTM seharusnya kehilangan hak atas izin tersebut.

Akan tetapi, hal itu tak terjadi setelah permohonan KTM untuk mendapat dispensasi terkait pengembangan mesin motor mereka diterima.

"Kami yakin, KTM tengah mempersiapkan mesin super untuk musim 2021," ucap seorang sumber kepada Motorsport.com.

"Tak seperti tim lainnya, mereka akan bisa membuka dan menyentuh mesin mereka tanpa ada limit sama sekali."

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved