Breaking News:

Piala Thomas dan Uber

Indonesia Mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020, Ahsan: Kesehatan dan Keselamatan yang Utama

Ahsan mengaku sangat lega dengan keputusan tersebut lantaran menurutnya situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda di dunia.

Tribunnews/JEPRIMA
Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat melawan pasangan Taiwan Lee Yang dan Wang Chi Lin pada perempat final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2020). Pasangan Hendra dan Ahsan melaju mulus ke semifinal setelah menang dengan skor 9-21, 21-15, dan 21-19. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan turut berkomentar terkait mundurnya Indonesia dari kejuaraan Piala Thomas dan Uber 2020.

Ahsan mengaku sangat lega dengan keputusan tersebut lantaran menurutnya situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda di dunia.

“Perasaannya (Indonesia mundur dari Piala Thomas dan Uber – red) ya lega ya. Karena kami cukup khawatir dengan kondisi sekarang ini,” kata Ahsan kepada Tribunnews, Minggu (13/9/2020).

Baca: Indonesia Memutuskan Mundur dari Piala Thomas dan Piala Uber 2020, Berikut Pertimbangannya

Lebih lanjut, peraih medali emas All England 2019 bersama dengan Hendra Setiawan itu menilai keputusan yang diambil PBSI merupakan langkah yang tepat.

“Pastinya ini keputusan yang baik ya karena kesehatan dan keselamatan yang utama apalagi perjalanan ke Denmarknya cukup jauh,” ujarnya.

Sebelumnya, PBSI menjelaskan setidaknya ada tiga alasan mengapa Indonesia mundur.

Pertama, diawali dari adanya rasa khawatir dari para atlet terhadap kemungkinan mereka akan terpapar Covid-19, baik dalam perjalanan, di tempat transit atau di tempat pertandingan.

Kedua, para atlet dan ofisial menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian di turnamen bergengsi ini karena tidak ada jaminan dari BWF (Badminton World Federation), seandainya ada anggota tim yang terpapar Covid-19, terkait siapa yang akan bertanggung jawab menangani dan bagaimana penanganan selanjutnya.

Ketiga, mengacu pada dua alasan di atas, jajaran pimpinan PBSI yaitu Ketua Umum PP PBSI Wiranto, Wakil Ketua Umum I dan Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta, Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, serta Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti memutuskan tim bulutangkis Indonesia mundur dari Piala Thomas & Uber 2020.

Seperti diketahui, selain Indonesia ada enam negara yang sudah lebih dulu mengundurkan diri dari kejuaraan Thomas dan Uber Cup 2020 yakni Taiwan, Australia, Thailand, Korea, Hong Kong, dan Singapura.

Mereka absen dari kejuaraan tersebut juga karena kekhawatiran dengan pandemi Covid-19.

Setelah ini, Ahsan dkk kembali berlatih seperti biasa sambil menunggu kondisi membaik dan tampil di kejuaraan selanjutnya.

“Ya, sekarang latihan saja seperti biasanya. Kami juga jaga kondisi minum vitamin dan ikuti protokol kesehatan,” katanya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved