Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Zohri Sudah Lolos, PB PASI Terus Berupaya Loloskan Beberapa Atletnya ke Olimpiade Tokyo 2021

Sebanyak 20 atlet melakukan pelatnas di Stadion Madya dilaksanakan dengan dua periode yakni periode pertama 15 atlet dan sisanya di tiga bulan terakhi

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Muhammad Zohri kembali membuat rekor lari jarak pendek, sekaligus megukuhkan diri sebagai manusia tercepat se-Asia Tenggara. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Meski di tengah pandemi Covid-19, PB PASI terus memberikan program latihan kepada para atletnya tentunya dengan penerapan protokol kesehatan.

Manajer Timnas atlet, Mustara Musa mengatakan PB PASI kini terus berusaha untuk meloloskan atlet lainnya ke Olimpiade Tokyo 2021 menyusul Lalu Muhammad Zohri yang sudah lolos kualifikasi Olimpiade.

“Sejauh ini kami tetap fokus menyelesaikan program pelatnas hingga Desember untuk persiapan di tahun 2021 yakni kualifikasi Olympic,” kata Mustara, Rabu (23/9/2020).

Baca: Selain Tes Covid-19 , Zohri dkk. Juga Bakal Dites Mentalnya Sebelum Jalani TC di Jakarta

“Kami sudah ada satu yang lolos kualifikasi Olimpiade, Lalu Muhammad Zohri (lari 100 meter) dan kamis dengan mengupayakan dua hingga empat atlet yang diproyeksikan mengikuti babak kualifikasi Olimpiade termasuk untuk persiapan SEA Games 2021,” jelasnya.

Seperti diketahui, program pelatnas atletik yang dilaksanakan dari PPON Kemenpora 2020 lanjutnya, diawali sejak tahun 2019.

Program diusulkan hingga dimulai pelatnas bulan Januari hingga Maret di dua tempat berbeda yakni di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat untuk lari jarak jauh dan menengah sementara untuk nomor teknik sprint dan sebagainya dipusatkan di Stadion Madya, Jakarta

“Karena adanya Pandemi Covid-19 maka semua pelatnas atletik dipusatkan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta dengan nama program adaptasi atau program penyesuaian,” kata Mustara.

Hal itu lanjutnya, karena dampak dari banyaknya event yang ditunda baik dalam dan luar negeri, single event maupun multievent termasuk olimpiade, maka dari PB PASI mengadaptasi program berdasarkan rekomendasi dari bidang teknis, medis, psikolog dan tim pendukung lainnya.

“Sebanyak 20 atlet melakukan pelatnas di Stadion Madya dilaksanakan dengan dua periode yakni periode pertama 15 atlet dan sisanya di tiga bulan terakhir hasil dari verifikasi Tim Kemenpora,” jelasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved