Breaking News:

Reaksi Bos Petronas SRT Seusai Timnya Dituding Manfaatkan Popularitas Valentino Rossi

Pro dan kontrak sempat mewarnai kepindahan Valentino Rossi yang akhirnya bergabung dengan tim Petronas SRT mulai gelaran MotoGP 2021 mendatang.

ANDREAS SOLARO / AFP
Pembalap Italia Monster Energy, Valentino Rossi, mengemudikan sepedanya pada sesi latihan bebas keempat jelang Grand Prix MotoGP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli pada 12 September 2020. ANDREAS SOLARO / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Pro dan kontrak sempat mewarnai kepindahan Valentino Rossi yang akhirnya bergabung dengan tim Petronas SRT mulai gelaran MotoGP 2021 mendatang.

Tidak sedikit pihak yang menganggap menuding Petronas hanya memanfaatkan popularitas Rossi selaku legenda MotoGP.

Apalagi bergabungnya sosok Rossi dipastikan akan membuat sepak terjang Petronas SRT berada pada level berbeda musim depan.

Monster Energy Pembalap Italia dari Yamaha, Valentino Rossi, membalap selama sesi latihan bebas MotoGP ketiga dari Moto Grand Prix de Catalunya di Sirkuit Catalunya pada 26 September 2020 di Montmelo di pinggiran Barcelona.
LLUIS GENE / AFP
Monster Energy Pembalap Italia dari Yamaha, Valentino Rossi, membalap selama sesi latihan bebas MotoGP ketiga dari Moto Grand Prix de Catalunya di Sirkuit Catalunya pada 26 September 2020 di Montmelo di pinggiran Barcelona. LLUIS GENE / AFP (LLUIS GENE / AFP)

Mengetahui tudingan tersebut, Razlan Razali menegaskan bahwa timnya mempunyai pandangan lain soal perekrutan Valentino Rossi yang bukan hanya berdasar pada aspek popularitas saja.

Razlan Razali membantah numpang pamor dengan menilai Valentino Rossi layak diberikan sebuah kesempatan lantaran masih mempunyai hasrat balapan yang tinggi.

"Itu adalah asumsi yang salah, bahwa kami ingin Valentino Rossi berada di tim kami karena popularitasnya," kata Razlan Razali, seperti dilansir Speedweek.

"Kami menginginkan dia karena masih mempunyai antusiasme dan keinginan untuk tampil kompetitif lagi dan memenangi sebuah balapan," tutur pria asal Malaysia itu lagi.

Lebih jauh lagi, mantan CEO Sirkuit Sepang, Malaysia tersebut tak menampik jika beralih dari tim pabrikan ke satelit bukanlah hal yang mudah bahkan untuk seorang Valentino Rossi.

Helm nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP San Marino 2020
Helm nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP San Marino 2020 (Twitter @MotoGP)

Oleh sebab itu, Razlan Razali menegaskan komitmennya untuk membantu pembalap asal Italia tersebut agar tampil kompetitif dan bisa berbuat lebih banyak lagi saat mengarungi kompetisi kelas utama.

"Kami akan mencoba membantunya sebagai rasa terima kasih kami karena Valentino Rossi telah mempercayai kami," kata Razlan Razali menjelaskan.

"Bergabung bersama kami dari sebuah tim pabrikan adalah sesuatu yang tida mudah, tetapi dia telah melihat apa yang kami lakukan selama dua musim pertama ini," ujar Razali.

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul "Valentino Rossi Datang, Pansos Petronas Yamaha SRT Siap Menjelang?".

Editor: Drajat Sugiri
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved