Breaking News:

MotoGP

Andrea Dovizioso: Banyak Cara untuk Jadi Juara MotoGP

Dia hanya terpaut 24 poin dari pemuncak klasemen yang dipimpin oleh Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT).

JOE KLAMAR / AFP
Pembalap Ducati Italia Andrea Dovizioso (kanan) dan Red Bull KTM 3 pembalap Spanyol Iker Lecuona mengendarai Moto GP Austria Grand Prix di sirkuit Red Bull Ring di Spielberg, Austria pada 14 Agustus 2020. JOE KLAMAR / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, mengungkapkan masih banyak jalan untuk menjadi juara di kelas utama MotoGP.

Andrea Dovizioso merujuk dari seri kejuaraan musim ini yang kompetitif membuat posisi pimpinan klasemen MotoGP 2020 kemungkinan mengalami pergantian.

Baca: Macan Tua yang Masih Berbahaya, Valentino Rossi Jadi Gunjingan Para Peraih Podium

Andrea Dovizioso saat ini berada di peringkat keempat klasemen sementara pembalap MotoGP 2020 dengan perolehan 84 poin. 

Dia hanya terpaut 24 poin dari pemuncak klasemen yang dipimpin oleh Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT). 

Baca: Valentino Rossi Bicara Soal Peluang Tim VR46 ke MotoGP: Motornya Yamaha? Kenapa Tidak

Pebalap asal Italia itu lantas merasa optimis bisa mengejar ketertinggalan dari sisa balap musim ini.

Rasa percaya diri yang dimiliki Dovizioso membuatnya yakin masih menjadi kandidat untuk menjadi juara MotoGP musim ini.

"Hal positif tentang MotoGP adalah tidak hanya satu cara untuk menjadi juara," kata Dovizoso, dilansir BolaSport.com dari Motosan.es

Baca: Istimewanya Valentino Rossi: Incaran Overtake Lawan, Ribetnya Nego, Hingga Susahnya Pebalap Tua

"Di MotoGP ada banyak jalan untuk menjadi juara. Dan ini bagus karena Anda bisa menemukan banyak cara menjadi juara."

"Menjadi pebalap tercepat, seorang pemenang, jadi ini bagus," ucap Dovizioso lagi.

Salah satu faktor musim ini lebih kompetitif dijelaskan Dovizioso karena setiap tim mampu meningkatkan performa motor balapnya.

Sehingga setiap akhir pekan selalu menunjukkan hasil berbeda tidak seperti pada musim sebelumnya.

"Tim bekerja keras untuk menciptakan motor yang bagus dan sekarang setiap motor mampu memenangkan balapan meski memiliki karakteristik yang berbeda," ujar pembalap berusia 34 tahun tersebut.

"Setiap akhir pekan, apapun bisa terjadi dan sangat sulit untuk dikendarai. Biasanya terdapat pembalap reguler di depan, sekarang, apalagi tahun ini sudah tidak seperti itu lagi," kata Dovizioso.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved