Breaking News:

Tiga Pebasket Asing Masih Belum Selesai Proses Naturalisasinya kata Manajer Timnas Basket Indonesia

Manajer Timnas Basket Indonesia, Fareza Tamrella mengatakan bahwa proses naturalisasi ketiga pemainnya masih belum selesai.

zoom-inlihat foto Tiga Pebasket Asing Masih Belum Selesai Proses Naturalisasinya kata Manajer Timnas Basket Indonesia
kompas.com
Petinggi Hamburg SV usai menandatangi kesepakatan kunjungannya ke Indonesia dengan pihak agensi Nine Sport. Hamburg akan melakoni dua laga ujicoba melawan AS Roma dan Persebaya Surabaya, 22-28 Mei 2013. (Kiri ke kanan): CEO Hamburg Joachim Hilke, Fareza Tamrella (Nine Sport), Arif Putra Wicaksono (Nine Sport), Rafael van der Vaart dan Direktur Olahraga Hamburg Frank Arnesen.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella mengatakan bahwa proses naturalisasi ketiga pemainnya masih belum selesai.

Meskipun Komisi III DPR RI telah menyetujui tiga pemain asing basket, Brandon Jawato, Lester Prosper dan Kimberly Pierre-Louis untuk bisa dinaturalisasi dalam rapat bersama Menpora Zainudin Amali dan Menkumham, Yasonna Laoly, Senin (5/10/2020).

Menurut Fareza, setelah mengantongi persetujuan dari Komisi III, pihaknya masih harus rapat kembali dengan Komisi X, kemudian SK ditandatangani Presiden RI, lalu pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan terakhir paspor..

“Jadi prosesnya masih belum selesai,” kata pria yang akrab disapa Mocha tersebut kepada wartawan.

Ia pun berharap proses ketiga pemain asing basket tersebut bisa tuntas pada bulan ini dan sah menjadi warga negara Indonesia.

“Harapannya bulan ini selesai semua karena ini melibatkan banyak pihak ya. Dari mulai DPR, Menpora, Kemenkumham, tapi mereka mendukung kita semua,” sambungnya.

Seperti diketahui, Brandon Jawato dan Lester Prosper dipersiapkan Timnas Basket Indonesia putra yang akan berlaga di FIBA Asia 2021 dan FIBA World Cup 2023 di mana Indonesia menjadi tuan rumah. Sementara Kimberly Pierre Louis untuk memperkuat Timnas basket  putri.

Sebelumnya, Brandon dan Prosper tidak bisa dimainkan karena terkendala paspor.

Hasilnya pun terbukti, merah Putih habis dibantai Filipina (70-100) dan Korea Selatan (76-109) di rumah sendiri pada Februari lalu.

Indonesia masih menyisakan laga melawan Thailand dan Korea Selatan pada windows kedua dan ketiga pada November 2020 dan Februari 2021.

“Insya Allah bisa (main di kualifikasi FIBA Asia Cup November 2020). Artinya kalau semua beres dan tidak ada halangan lagi,” pungkasnya.

Selain, ketiga pebasket asing, dalam rapat tersebut, Komisi III DPR RI juga turut menyetujui pesepakbola asal Belanda Marc Anthony Klok.

Pemain yang kini membela Persija Jakarta tersebut diajukan naturalisasi guna memberikan pengaruh besar di Timnas Indonesia senior sehingga bisa memperbaiki peringkat Indonesia di FIFA.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved