Breaking News:

Ayah Marcus Gideon Beberkan 5 Kriteria Pengganti Susy Susanti di PBSI

Beredar kabar Susy Susanti mundur dari PBSI pada Selasa (24/11/2020). Ayah Marcus Gideon, Kurniahu Gideon ada 5 kriteria untuk sosok penggantinya.

Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang
Kurniahu Gideon saat ditemui di Gideon Badminton Hall 

TRIBUNNEWS.COM - Informasi yang beredar menyebutkan bahwa mantan peraih medali emas Olimpiade Barcelona tahun 1992 Susy Susanty telah berpamitan dari para pemain Pelatnas PBSI.

Soal pengganti Susy Susanti, belum diketahui, karena PBSI memberikan keterangan resmi.

Bukan hal mudah menunjuk sosok pengganti Susy Susanti.

Mantan pebulu tangkis Indonesia, Kurniahu Gideon, mengatakan bahwa tugas seorang Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI sangat menentukan kemajuan bulu tangkis Indonesia.

Baca juga: Susy Susanti Dikabarkan Langsung Mengundurkan Diri dari Kabid Pembinaan PBSI

Baca juga: PBSI Terus Melakukan Persiapan Meskipun Tetap Mengikuti Protokol Kesehatan kata Susy Susanti

Menurut Kurniahu, ada lima kriteria yang harus dimiliki oleh pengganti Susy.

Kelima kriteria tersebut adalah kemampuan bahasa Inggris yang baik, wawasan tentang bulu tangkis yang luas, kemampuan membuat program, dan kemampuan merangkul atlet, pelatih serta pengurus serta berwibawa.

"Semuanya harus sepaket sehingga ideal. Jika hanya memiliki dua atau tiga kriteria, lebih baik mencari sosok lain yang lebih pas," kata Kurniahu kepada Warta Kota di Gideon Badminton Hall, Selasa (24/11/2020).

Ayah dari Marcus Fernaldi Gideon itu menuturkan bahwa kemampuan bahasa Inggris menjadi pertama.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti berpose usai diwawancarai Tribunnews terkait film Susi Susanti - Love All, di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019) siang. Film Susi Susanti - Love All akan mulai tayang di bioskop pada 24 Oktober 2019. Tribunnews/DH Sapto Nugroho
Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti berpose usai diwawancarai Tribunnews terkait film Susi Susanti - Love All, di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019) siang. Film Susi Susanti - Love All akan mulai tayang di bioskop pada 24 Oktober 2019. Tribunnews/DH Sapto Nugroho (Tribunnews/DH Sapto Nugroho)

Sebab, akan berhubungan dengan komunikasi internasional, baik dengan BWF selaku federasi bulu tangkis dunia maupun dengan organisasi bulu tangkis negara lain.

Menurut Kurniahu, dengan kemampuan bahasa mumpuni, seorang Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI dapat bertukar pikiran tentang memajukan bulu tangkis dengan negara-negara lain.

Maka, hal itu membutuhkan sosok yang memiliki wawasan luas.

Baca juga: Susy Susanti: Tim Thomas dan Uber Indonesia Tetap Bawa Tim Kesehatan Sendiri Selama di Denmark

Baca juga: Turnamen simulasi Piala Thomas dan Uber 2020 Tetap Digelar Awal September 2020 kata Susy Susanti

"Kalau bicara membuat program itu sudah jelas harus dimiliki seorang Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI. Dan bagaimana merangkul semuanya. Yang tidak kalah penting yaitu berwibawa. Orang lain akan respek jika sosok itu punya wibawa," tutur Kurniahu.

Meski tak punya nama-nama yang diprediksi mengisi posisi Susy, Kurniahu berharap Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, mampu memilih Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI yang layak.

Artikel ini telah tayang di Wartakota.tribunnews.com dengan judul Kurniahu Gideon Tetapkan Kriteria Pengganti Susi Susanti di PBSI

Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved