Breaking News:

Thailand Open

Gregoria dan Melati Beberkan Aktivitas Saat Menjalani Karantina di Thailand

Gregoria menyebut, setelah latihan ia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar dengan menonton televisi.

Dok: Humas PBSI
Aktivitas pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung saat menjalani karantina di Thailand sebelum tampil di Thailand Open pada 12 Januari mendatang. 

Abdul Majid/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung menyebut tak ada perbedaan karantina di Thailand dengan saat dirinya berada asrama Pelatnas Cipayung.

Seperti diketahui, seluruh para pebulutangkis Indonesia yang akan menjalani turnamen pada Selasa pekan depan telah tiba di Thailand pada 4 Januari 2021.

Setibanya di Thailand, mereka langsung menjalani karantina dan aktivitas yang dilakukan hanya latihan dan setelah itu kembali ke penginapan.

Baca juga: Cara Pebulutangkis Indonesia Hilangkan Kejenuhan di Thailand: Baca Buku Hingga Nonton Film

Gregoria menyebut, setelah latihan ia lebih banyak menghabiskan waktu di kamar dengan menonton televisi. Apalagi, di saluran televisi di kamarnya, begitu banyak tayangan film bagus.

“Karena kami mendapat dua sesi latihan pagi dan sore hari, setelah itu benar-benar bebas sampai malam. Jadi tidak banyak waktu juga untuk beraktivitas karena harus istirahat. Apa yang saya jalani ini sebetulnya kurang lebih hampir sama seperti di asrama,” kata Gregoria dalam pernyataan resmi PBSI, Sabtu (9/1/2021).

Tak hanya Gregoria, pebulutangkis spesialis ganda campuran, Melati Daeva Oktavianti juga melakukan hal serupa untuk mengusir kejenuhan selama menjalani karantina.

Baca juga: Ganda Campuran Indonesia Melati Daeva Rela Jalani Swab Test Berkali-Kali di Thailand

Apalagi panitia begitu tegas melarang pemain ngobrol atau bergerombol, meskipun hanya di lorong hotel.

“Akhirnya, setelah latihan, kegiatannya lebih banyak di kamar. Paling banyak nonton film di televisi. Ini sudah cukup untuk membunuh kejenuhan,” kata Melati.

Sementara itu, Kabid Luar Negeri PBSI, Bambang Roedyanto mengatakan selama di Thailand dirinya juga memperhatikan para pemain dengan menjadi juru masak.

Kebetulan, sejak dari Jakarta, dia membawa peralatan masak dan begitu banyak logistik makanan cepat saji.

Menu bakso, paling banyak dipesan pemain. Ia pun dengan senang hati memasak sesuai permintaan pemain. Praveen Jordan, Greysia Polii, Gregoria, dan pemain lain menyukai menu bakso buatan koki dadakan ini.

“Saya jadi koki dadakan. Menu bakso paling laris dan dipesan pemain,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved