Breaking News:

MotoGP

Tak Mau Pebalapnya Ditikung Tim Lain MotoGP, Bos Yamaha: Pemilihan Pebalap Seperti Berjudi

Quartararo bertukar tempat dengan Valentino Rossi, yang akan memperkuat Petronas Yamaha SRT bersama Franco Morbidelli pada musim 2021.

motorcyclenews.com
Jurus Baru Yamaha di Seri MotoGP Americas 2019, Lin Jarvis: Valentino Rossi akan Menyukainya 

TRIBUNNEWS.COM - Bos tim Yamaha, Lin Jarvis, mengungkapkan timnya segera mengumumkan susunan pebalap untuk musim 2021 karena mencegah kemungkinan ditikung oleh para tim pesaingnya.

Monster Energy Yamaha MotoGP mengumumkan perpanjangan kontrak Maverick Vinales pada 28 Januari 2020.

Sehari kemudian, mereka memastikan Fabio Quartararo pindah ke tim pabrikan dari tim satelit, Petronas Yamaha SRT.

Baca juga: Valentino Rossi Turun Balapan Akhir Pekan Ini, Curi Start?

Quartararo bertukar tempat dengan Valentino Rossi, yang akan memperkuat Petronas Yamaha SRT bersama Franco Morbidelli pada musim 2021.

Jarvis mengatakan Yamaha cepat-cepat mengumumkan formasi tim untuk musim 2021 demi mencegah pembalap mereka dibajak tim lain.

Baca Juga: Valentino Rossi Akui Perlu Perbaiki Diri Agar Bisa Bersaing di MotoGP

"MotoGP adalah olahraga yang kompetitif di dalam dan luar sirkuit. Selain Yamaha ada enam tim lain yang paham pentingnya arti pembalap untuk memenuhi target juara mereka," kata Jarvis.

"Layaknya tim lain, Yamaha juga kompetitif. Kami tidak ingin ditikung tim lain dan melihat para pembalap kami dikontrak oleh para pesaing," ucap dia.

Baca Juga: Mantan Bos Honda Beri Kode ke Suzuki yang Butuh Manajer Tim Baru

Karena itulah, Jarvis tak menyesal tidak memboyong Morbidelli ke tim pabrikan meski pembalap tersebut sukses menjadi runner-up pada musim MotoGP 2020.

"Menurut saya hasil musim 2020 takkan mengubah keputusan Yamaha. Hasil yang diraih Morbidelli sangat bagus dan menempatkannya pada posisi yang kuat, tetapi dia akan bertahan di Yamaha pada 2021 dan mungkin pada 2022 kalau kami mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak," ujar dia lagi.

"Pada dasarnya pemilihan pebalap tak ubahnya seperti berjudi. Kadang Anda harus memutuskan berdasarkan informasi dan ekspektasi yang ada. Yang jelas, saya bahagia dengan para pembalap Yamaha," tutur Jarvis melanjutkan.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved