Breaking News:

Sean Gelael Hanya Lima Musim Bertahan di Formula 2

Setelah lima musim berkompetisi di formula dua, Sean akhirnya memutuskan berlaga di ajang FIA World Endurance Championship (WEC). 

dok pribadi
Pebalap Indonesia, Sean Gelael bergabung dengan JOTA, tim asal Inggris di ajang FIA World Endurance Championship (WEC) 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Langkah baru diputuskan oleh pebalap Indonesia, Sean Gelael di tahun 2021. 

Setelah lima musim berkompetisi di formula dua, Sean akhirnya memutuskan berlaga di ajang FIA World Endurance Championship (WEC).

Pebalap Jagonya Ayam ini menerima pinangan dari tim sarat pengalaman asal Inggris yakni JOTA.

Sean akan bertanding dalam lomba ketahanan mobil yang digelar di beberapa sirkuit ternama, seperti lomba ketahanan 24 Hours of Le Mans di Prancis, dan ada juga perlombaan 1.000 Mil di Sebring, Florida, AS.

Bersam JOTA, Sean tidak akan sendirian, pebalap berusia 24 tahun ini akan ditemani oleh Stoffel Vandoorne (Belgia) dan Tom Blomqvist (Inggris). 

“Saya senang menatap tahun 2021 ini. JOTA adalah tim dengan reputasi luar biasa dengan pebalap dan prestasi yang mengagumkan. Saya senang bisa menjadi bagian dari sejarah itu dan berharap bisa sama berprestasinya dengan para pebalap JOTA lain. Saya berharap, saya, Tom, dan Stoffel bisa melakukan sesuatu yang spesial di musim ini sehingga nama JOTA selalu ada di barisan pemenang seperti selama ini,” ujar Sean.

Bagi Sean, berlaga di WEC bukanlah ajang baru. Dia pernah ikut Asian Le Mans Series pada 2015 dan 2016 dengan memenangi balapan di Sepang, Malaysia, dan Buriram, Thailand. 

Bahkan ketika naik podium di ajang 6 Hours of Shanghai di China pada 2016, Sean waktu itu juga sudah bersama Tom Blomqvist sebagai rekan setim.

Sama seperti pada 2016 itu, Sean/Blomqvist/Vandoorne akan membela tim JOTA di kelas LMP 2. 

Untuk ajang balapani ketahanan, ada empat kategori atau kelas yang dilombakan bersamaan, yakni LMP 1, LMP 2, GT Pro (LMGTE Pro), dan GT Am (LMGTE Am).

Ada pun tim JOTA adalah runner-up di kelas LMP 2 ajang 24 Hours of Le Mans tahun 2020 lalu.

David Clark, selaku co-owner JOTA, pun menyambut pengumuman perekrutan Sean yang akan disandingkan dengan dua rekan lainnya.

“Kami sangat senang mengumumkan Sean, Tom, dan Stoffel dalam program balapan kami di 2021. Kami tertantang untuk meraih kemenangan dan tentu saja gelar di LMP 2. Kualitas trio pebalap ini saja sudah menggambarkan betapa seriusnya kami semua di JOTA. Sebagai pebalap, Sean selalu ikut ajang papan atas selama beberapa tahun dan dia sangat berdedikasi dan profesional," tutur David.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved