Breaking News:

Thailand Open

Dua Wakil Indonesia Tumbang di Laga Pembuka Thailand Open 2021, PBSI Jabarkan Penyebabnya

Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaya takluk, hal serupa juga dialami Gregoria Mariska Tunjung

Tribunnews/Jeprima
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung saat melawan pebulu tangkis Jepang, Akane Yamaguchi pada babak pertama Indonesia Masters 2020, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020). Gregoria Mariska Tunjung harus mengakui keunggulan Yamaguchi lewat rubber game 21-12, 15-21, dan 22-24. Tribunnews/Jeprima 

Abdul Majid/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Rionny Mainaky menilai kurang maksimalnya para pemain pada partai pembuka Yonex Thailand Open bukan lah karena lama tak bertanding.

Ia menyebut, Anthony Ginting dkk. hanya kurang beradaptasi saja dengan kondisi lapangan.

Seperti diketahui, dalam laga ini Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaya takluk dari Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa (India), 11-21, 29-27, 16-21.

Baca juga: Rekap Wakil Indonesia Babak Pertama Thailand Open 2021: Ganda Putra Amankan 1 Tiket Perempatfinal

Kemudian hal serupa juga dialami Gregoria Mariska Tunjung. Pemain berusia 21 tahun ini takluk kepada Sung Ji-hyun asal Korea Selatan.

Meski menang 21-15 di gim pertama, Jorji, sapaan akrab Gregoria, gagal mempertahankan konsistensi permainan dan kalah 15-21 dan 14-21 pada dua gim selanjutnya.

Sedangkan Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Daniel Marthin/Leo Rolly Carnando sukses meraih kemenangan meskipun harus melalui game ketiga.

“Memang sudah lama pemain tidak bertanding, tetapi bukan ini yang menjadi kendala. Pemain belum cepat beradaptasi dengan lapangan yang berpendingin ruangan dan ada hembusan angin,” kata Rionny dalam pernyataan resminya, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Hal Aneh yang Dirasakan Ratu Bulutangkis Dunia Saat Ikuti Thailand Open 2021

“Hal ini yang membuat permainan mereka belum maksimal di babak pembuka, baik yang kalah maupun menang. Kita berharap, besok mereka bisa lebih in dan lebih lepas mainnya,” sambungnya.

Sementara itu usai pertandingan melawan Loh Kean Yew, Jonatan menyebut feeling permainannya belum pulih seperti dulu setelah 10 bulan tidak bertanding.

Selain itu, pada awal pertandingan juga ada perasaan sedikit tegang.

Pada pertandingan tersebut, pria yang akrab disapa Jojo sukses keluar sebagai pemenang dengan skor 13-21, 21-10 dan 21-16.

“Tetapi itu sih balik lagi dari pikirannya. Pikiran supaya tidak terbawa suasana. Jadi berpikirnya itu jangan mau kalah. Saya pun bermain mati-matian dari gim kedua dan ketiga. Memang ada beberapa kendala, dari angin juga. Tapi secara overall sih oke,” ujarnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved