Breaking News:

Penanganan Covid

Ketum PP PBSI Agung Firman Upayakan Atlet Pelatnas Dapat Kesempatan Vaksin Covid-19

Pasalnya, Greysia Polii dkk. punya mobilitas tinggi baik saat latihan maupun bertanding di luar negeri.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Tim medis Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menyiapkan vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama untuk disuntikan kepada tenaga kesehatan (nakes) pada pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi SDM Kesehatan Provinsi Jawa Barat, di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (3/2/2021). Kegiatan ini adalah bagian dari vaksinasi Covid-19 serentak yang diselenggarakan di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang menyasar 10.000 tenaga kesehatan. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna bakal mengusahakan para atletnya terutama yang menjalani pemusatan latihan agar mendapatkan kesempatan vaksin di gelombang awal ini.

Hal itu ia katakan dalam webinar yang diadakan SIWO PWI Jakarta dengan tema ‘mengawal 100 hari kinerja Ketum PP PBSI Baru’.

“Kemudian soal vaksin saya akan bicarakan dengan kementerian kesehatan terkait dengan masalah ini tapi harus dipahami juga bahwasanya ketika satu klub olahraga kemudian prioritas mungkin akan ada persoalan dengan yang lain,” kata Agung, Kamis (4/1/2021).

Baca juga: Peringkat Hadiah Pebulutangkis Indonesia hingga BWF World Tour Finals 2020, Apriyani-Greysia Teratas

Agung menyebut jika nantinya atlet-atlet Pelatnas mendapatkan kesempatan divaksin tentunya itu akan membuat mereka lebih aman.

Pasalnya, Greysia Polii dkk. punya mobilitas tinggi baik saat latihan maupun bertanding di luar negeri.

Seperti diketahui, para pebulutangkis Indonesia baru aja kembali dari tiga kejuaraan yang berlangsung di Thailand.

“Nah nanti  akan kami lihat bagaimana dengan atlet-atlet Pelatnas, apakah akan ada mungkin semacam memberikan kesempatan karena atlet Pelatnas intensitas latihannya tinggi, bertandingnya juga. dengan demikian mobilitas mereka juga pasti tinggi. Risiko semakin tinggi,” kata Agung.

Baca juga: Update Peringkat Dunia BWF Ganda Putra Indonesia, Kevin/Marcus Tetap Nomor 1, Ganda Ajaib Meroket

“Ini sedang kami upayakan. Agar mereka bisa optimal dalam melakukan perannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kemenpora telah mengajukan 17 cabor yang bakal mendapatkan prioritas vaksin Covid-19, satu diantaranya cabor bulutangkis.

Menurut Sesmenpora Gatot S Dewa Broto 17 cabang olahraga tersebut dipilih karena punya agenda untuk mengikuti kejuaraan internasional dalam waktu dekat.

“Kenapa kami prioritaskan? Karena mereka yang akan diberangkatkan ikut sejumlah event internasional di tahun ini,” kata Gatot.

Setelah menerima data-data dari cabor, selanjutnya Kemenpora bakal menyerahkan kepada Kemenkes. Terkait jadwal vaksinasi, dikatakan Gatot hal itu menjadi kewenangan dari Kemenkes.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved