Breaking News:

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Lakukan Hal Unik Bila Telan Kekalahan, Butet: Saya Nggak Bisa Tidur

Pasangan ganda campuran legendaris Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memiliki cara tersendiri bila menelan kekalahan dari lawannya.

BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda campuran legendaris Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memiliki cara tersendiri bila menelan kekalahan dari lawannya - Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mengembalikan kok ke arah Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia) pada babak pertama Indonesia Open 2018 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2018). 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda campuran legendaris Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dikenal memiliki skill yang mumpuni selama aktif beradu raket.

Semangat dan jiwa kompetitif dari ganda campuran yang akrab disapa Owi/Butet ini kian kentara sejak dipasangkan di tahun 2010 silam.

Gelimangan gelar dan prestasi pun rajin didapat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir semasa jaya dahulu.

Baca juga: Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Semprot Praveen/Melati cs karena Melempem di Seri Thailand Open

Baca juga: Curhat Colongan Greysia Polii ke PBSI, Ini Dua Hal yang jadi Sorotan

Saking kompetitifnya, Owi/Butet memiliki cara unik tersendiri untuk memulihkan diri bila menelan kekalahan dari lawannya.

Sebagai atlet kelas dunia, wajar bila mereka kerap bertemu dengan lawan yang memiliki level permainan tak kalah cimaik.

Sebut saja pasangan Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei yang tak jarang membuat owi/butet mati kutu kala keduanya saling berhadapan.

Atau rekan senegara dari Zhang Nan/Zhao Yunlei, yaitu Xu Chen/ Ma Jin yang tak kalah ulet dan ciamik untuk diajak beradu raket.

Mengutip dari akun twitter Badminton Talk, Liliyana Natsir lah yang membeberkan ritual unik yang dijalani keduanya untuk melepas stress.

Baca juga: Tiongkok Tak Kirim Wakil di All England 2021, Jepang & Indonesia Full Team

Tontowi Ahmad atau Owi cenderung lebih memilih liburan dan bersenang-senang untuk melupakan pahitnya kekalahan.

Bermain jet ski atau sekadar jalan-jalan kerap dilakoni pria yang kini berusia 33 tahun itu.

Halaman
123
Penulis: guruh putra tama
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved