Breaking News:

MotoGP

Insiden Rossi vs Marquez 6 Tahun Silam Kembali Diungkit, Kru Repsol Honda: Kebenaran Pasti Terungkap

Santi Hernandez, kepala kru tim Repsol Honda memberikan pembelaan atas tudingan miring yang ditujukan pada Marquez soal insiden dengan Rossi,

topgear
Detik-detik jelang insiden di tikungan ke-14 Sirkuit Sepang yang melibatkan pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, Minggu (25/10/2015). 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala kru Repsol Honda, Santi Hernandez percaya bahwa suatu saat insiden enam tahun silam yang melibatkan Valentino Rossi vs Marc Marquez akan terungkap kebenarannya.

Marc Marquez pernah terlibat dalam drama panas bersama Valentino Rossi pada MotoGP 2015.

Tensi panas muncul setelah Valentino Rossi menuding Marc Marquez membantu Jorge Lorenzo dalam konferensi pers pra-lomba MotoGP Malaysia.

Baca juga: Sering Dapat Masukan dari Valentino Rossi, Luca Marini: Saran Tak Buat Saya Lebih Cepat

Baca juga: MotoGP 2021 - Alami Cedera Panjang, Marc Marquez Dapat Suntikan Semangat dari Ibunda Rossi

Duel Marc Marquez melawan Valentino Rossi
Duel Marc Marquez melawan Valentino Rossi (net)

Persaingan perburuan gelar kala itu memang tinggal menyisakan Valentino Rossi dan rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo.

Perseteruan Valentino Rossi dengan Marc Marquez semakin panas ketika mereka terlibat duel sengit pada balapan di Sirkuit Sepang itu.

Merasa Marc Marquez sengaja menahannya untuk membuat gap dengan Jorge Lorenzo makin melebar, Valentino Rossi mengadang rivalnya itu di tengah lintasan.

Momen tersebut berakhir dengan senggolan yang terjadi di antara Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Marc Marquez akhirnya terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan.

Adapun, Valentino Rossi mampu finis di posisi podium meski harus rela mendapat sanksi berat.

Valentino Rossi ketika akan memulai balapan dengan berjongkok disamping YZR-M1
Valentino Rossi ketika akan memulai balapan dengan berjongkok disamping YZR-M1 (instagram @valeyellow46 Verified)

Sanksi tersebut berupa pengurangan poin plus start dari posisi paling buncit harus dlakukan oleh Rossi saat itu.

Halaman
1234
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved