Breaking News:

Lalu Zohri gagal Tampil Maksimal di Test Event Olimpiade, Begini kata Pelatih Eni Nuraini

Lalu Muhammad Zohri belum mendapatkan hasil maksimal di ajang test event Olimpiade di Stadion Olympic

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (kiri) berlari memacu langkahnya ke garis finish saat tampil pada babak final Lari 100 meter Putra Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Minggu (26/8/2018). Zohri gagal meraih medali dan hanya mampu finish di posisi ketujuh dengan catatan waktu 10,20 detik. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelatih nasional PB PASI, Eni Nuraini angkat bicara usai Lalu Muhammad Zohri belum mendapatkan hasil maksimal di ajang test event Olimpiade di Stadion Olympic, Tokyo, Minggu (9/5/2021).

Pada ajang tersebut, Lalu Zohri mencatatkan waktu 10,34 detik, sedangkan di babak final catatan waktu pelari 100 meter itu turun menjadi 10,45 detik.

Meski hasilnya kurang baik, Eni menilai Lalu Zohri sudah tampil apik lantaran hampir satu tahun lamanya tak ada kejuaraan yang diikuti, belum lagi Lalu Zohri baru saja pulih dari cedera lututnya,.

“Kalau untuk saat ini, pascacedera, sudah bagus itu. Cuma untuk kedepannya pasti masih banyak yang harus diperbaiki, karena dalam latihan pasti banyak yang kurang,” kata Eni saat dihubungi wartawan, Senin (10/5/2021).

Seperti diketahui, sprinter asal Lombok itu terakhir tampil di Kejuaraan Dunia Atletik pada Oktober 2019. Saat itu, Lalu Zohri mencatatkan waktu 10,36 detik dan terhenti di babak penyisihan.

Lebih lanjut, Eni juga menyoroti kekurangan Lalu Zohri pada test event Olimpiade yakni ada pada daya tahan kecepatan yang masih minim.

Setelah ini dirinya bakal kembali memberikan latihan kepada Lalu Muhammad Zohri sebelum dirinya tampil pada Olimpiade Tokyo pada 23 Juli mendatang.

“Yang kelihatan pada lomba kemarin itu daya tahan kecepatannya masih kurang. Start block sudah bagus. Dia ketinggalan di beberapa meter terakhir, dekat finis, sekitar 20 meter. Jadi memang daya tahan kecepatannya yang masih kurang karena saat latihan juga belum banyak,” kata Eni.

“Sebenarnya kalau Zohri bisa mencatatkan waktu yang sama dengan saat di heat sudah bagus. Makanya, kita tidak tahu ada kendala apa. Tapi hasil evaluasi sementara melihat video ya dari daya tahan dan 20 meter terakhir kelihatan Zohri agak ngotot. Kalau sudah begitu biasanya teknik sudah tidak benar,” jelasnya.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved