Breaking News:

Markis Kido Meninggal Dunia

Kaget Dengar Markis Kido Meninggal, Sesmenpora Kenang Momen Almarhum Memukau Ratusan Anak

berkat kehadiran Markis Kido jumlah peserta yang ikut seleksi pun membeludak dan memenuhi GOR di Ciracas.

zoom-inlihat foto Kaget Dengar Markis Kido Meninggal, Sesmenpora Kenang Momen Almarhum Memukau Ratusan Anak
zimbio
Hendra Setiawan/Markis Kido

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto mengaku kaget saat mendengar kabar legenda pebulutangkis, Markis Kido meninggal dunia.

“Jujur saya kaget mendengar kabar ini. Saya sangat berduka atas meninggalnya Markis Kido, saya kira duka ini juga dirasakan seluruh masyarakat Indonesia,” kata Sesmenpora saat dihubungi Tribunnews, Senin (14/6/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Pebulutangkis Markis Kido Meninggal

Lebih lanjut, Sesmenpora menceritakan kebersamaannya saat Markis Kido membantu program Kemenpora.

Saat itu Kemenpora mengundang Markis Kido sebagai maskot atau bintang tamu di acara seleksi pebulutangkis untuk masuk Sekolah Khusus Olahraga (SKO).

Namun, tak disangka, berkat kehadiran Markis Kido jumlah peserta yang ikut seleksi pun membeludak dan memenuhi GOR di Ciracas.

Baca juga: Markis Kido Meninggal Setelah Alami Serangan Jantung  

“Sebetulnya hubungan dengan saya tidak begitu intens hanya sering bertemu beberapa kali, bahkan sebelum pandemi itu pernah dipanggil Kemenpora. Pada saat kami mengadakan seleksi diklat bulutangkis oleh SKO kami, maskot yang hadir itu Markis Kido itu bulan Februari 2020 sebelum pandemi,” cerita Sesmenpora.

“Seleksi waktu itu di Ciracas, itu penuh, yang hadir itu sekitar 255 anak-anak, di luar perkiraan. Ya itu karena ada maskotnya itu Markis Kido,” sambungnya.

“Saat itu Kami merasa terbantu, jadi pada saat promosi itu kami sebutkan nama Markis Kido meskipun kami rada was-was, ini datang atau tidak kalau tidak, kan kami dianggap PHP. Ternyata dia (Markis Kido) datang, wah itu luar biasa dan rupanya Markis Kido sangat menjual sekali, banyak digemari,” jelas Sesmenpora.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Markis Kido berusaha mengembalikan bola dari pasangan pebulu tangkis Korea Selatan, Baek Choel Shin dan Yeon Seong Yoo dalam pertandingan babak perdelapan final Djarum Indonesia Open 2013, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2013). Pasangan Indonesia, Markis Kido-Alvent Yulianto Chandra akhirnya menyerah dengan rubber set 21-19, 14-21, dan 17-21 atas lawannya tersebut. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Markis Kido berusaha mengembalikan bola dari pasangan pebulu tangkis Korea Selatan, Baek Choel Shin dan Yeon Seong Yoo dalam pertandingan babak perdelapan final Djarum Indonesia Open 2013, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2013). Pasangan Indonesia, Markis Kido-Alvent Yulianto Chandra akhirnya menyerah dengan rubber set 21-19, 14-21, dan 17-21 atas lawannya tersebut. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Legenda pebulutangkis Indonesia, Markis Kido meninggal dunia. Kabar tersebut dituliskan oleh Yuni Kartika dalam akun twitternya.

“Breaking News. Telah meninggal dunia salah satu pebulutangkis terbaik tanah air ‘Markis Kido’ semoga ama dan ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Amin. Selamat jalan Markis Kido,” tulisnya, Senin (14/6/2021) pada pukul 19.59 WIB.

Baca juga: Markis Kido Meninggal Setelah Alami Serangan Jantung di Usia 36 Tahun

Sontak kabar tersebut membuat bulutangkis Indonesia berduka. Seperti diketahui, Markis Kido pernah mengharumkan Indonesia di level dunia.

Prestasinya antara lain; medali emas Olimpiade 2008 bersama Hendra Setiawan dan medali Emas Asian Games 2010.

“Publik pastinya sudah tahu dengan prestasi Markis Kido. Tentunya di Olimpiade Beijing dia menyelamatkan wajah kita (Indonesia). Kami sangat kehilangan,” pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved