Breaking News:

Nirmala Dewi: Jangan Berpuas Diri dengan Hasil di Filipina Masih Ada FIBA Asia Cup 2021

Timnas Bola Basket Indonesia mampu menutup Kualifikasi Jendela III FIBA Asia Cup 2021 dengan kemenangan.

dok. PP Perbasi
Timnas Bola Basket Indonesia mampu menutup Kualifikasi Jendela III FIBA Asia Cup 2021 dengan kemenangan 

TRIBUNNEWS.COM, PAMPANGA - Timnas Bola Basket Indonesia mampu menutup Kualifikasi Jendela III FIBA Asia Cup 2021 dengan kemenangan.

Kemenangan tersebut diraih setelah Arki Wisnu dkk menyikat Timnas Thailand di Pampanga, Angeles City Foundation Gym, Filipina, minggu siang, dengan skor 86-69.

"Dalam persiapan tim, kami melakukan banyak diskusi tentang cara Thailand menerapkan sistem bertahan. Kemudian mengaplikasikan di lapangan apa yang diinginkan pelatih dan tetap fokus sehingga kita bisa bermain lebih baik dari Thailand hari ini," ungkap pemain Timnas Basket Indonesia, Agassi Yeshe Goantara usai pertandingan.

Timnas Bola Basket Indonesia mampu menutup Kualifikasi
Timnas Bola Basket Indonesia mampu menutup Kualifikasi Jendela III FIBA Asia Cup 2021 dengan kemenangan

Kesuksesan ini membuat Pasukan Merah Putih mengunci peringkat ketiga di klasemen Grup A dengan delapan poin. Sementara peringkat pertama dan kedua masih diperebutkan Filipina dan Korea Selatan.

Adapun Thailand menjadi juru kunci karena tidak mampu petik satu kemenangan pun selama Kualifikasi.

Apapun hasil dari kualifikasi ini sejatinya tidak berpengaruh pada status Idonesia di FIBA Asia Cup 2021. Ini karena Indonesia sudah didaulat sebagai tuan rumah. Selain Indonesia, dari grup ini yang dipastikan lolos adalah Filipina dan Korea Selatan.

Sementara dari Grup lain, ada Bahrain dan Lebanon dari Grup D. Lalu ada Syria dan Iran dari Grup E. Selanjutnya ada Jordania dan Kazakhstan dari perwakilan Grup F.

"Target kami datang ke Filipina adalah memberikan perlawanan sengit kepada Korea Selatan dan Filipina dan mengalahkan Thailand. Kami bisa melakukan itu meski tidak mudah hadapi Thailand. Ini karena mereka memiliki permainan berbeda dengan tim lainnya yang menerapkan man to man. Mereka lebih mengedepankan zone press. Kami harus melakukan persiapan serius jika ingin menengkan pertandingan," jelas Pelatih Timnas Basket Indonesia, Rajko Toroman.

Nirmala Dewi Sekjen PP Perbasi
Nirmala Dewi Sekjen PP Perbasi (Dok. Humas PP Perbasi)

Dalam laga melawan Thailand, perjuangan Timnas Basket Indonesia sempat dikejutkan oleh three poin Wattana Suttisin. Pemain timnas Indonesia terhentak kemudian membalas dengan poin berlipat. Hardianus Lakudu yang come back usai diistirahatkan melawan Filipina langsung menghujani Thailand dengan tembakan tiga angka.

Kombinasinya dengan Andakara Prastawa Dhyaksa membuat perolehan poin Indonesia menjauh menjadi 18-8. Kemudian menutup kuarter I dengan skor 21-18.

Di kuarter kedua, Timnas Indonesia masih leading dengan kedudukan 49-32. Hardianus kembali menari-menari saat melawan Thailand. Sehingga Indonesia mampu menutup pertarungan ini di kuarter ketiga dengan kedudukan 67-54. Gelombang serangan terus datang dari skuad Garuda di kuarter keempat.

Produksi poin di laga ini ditutup dengan free throw Vincent Rivaldi Kosasih sehingga Indonesia menang dengan skor 86-69.

Augie Bunyamin, Nirmala Dewi dan Hasani Abdulgani.
Augie Bunyamin, Nirmala Dewi dan Hasani Abdulgani. (dok pribadi)

"Kami salut dengan perjuangan tim selama di Filipina. Meski hasil di sana sesuai dengan apa yang kita rencanakan, tapi kami berharap para pemain tidak puas diri. Masih ada perjuangan yang lebih berat di FIBA Asia Cup 2021. Kita harus terus bekerja keras dan menjaga kekompakan agar bisa mengamankan tiket ke FIBA World Cup 2023. PP Perbasi mendukung penuh apapun yang dibutuhkan timnas agar tampil maksimal di FIBA Asia Cup nanti," tutur Sekjend PP Perbasi, Nirmala Dewi.

Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved