Breaking News:

Olimpiade 2021

Greysia Polii/Apriyani Rahayu Diingatkan Menpora, "Main Lepas dan Jangan Jadi Beban"

Zainudin Amali mengaku sangat bangga atas perjuangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang melaju ke babak final Olimpiade 2020

ALEXANDER NEMENOV / AFP
Greysia Polii dari Indonesia dan Apriyani Rahayu dari Indonesia (kiri) merayakan setelah memenangkan pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Shin Seung-chan dari Korea Selatan dan Lee So-hee dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku sangat bangga atas perjuangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang melaju ke babak final Olimpiade Tokyo 2020.

Di partai final Greysia/Apriyani akan menghadapi wakil China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan pada Senin (2/7/2021) pukul 11.00 WIB.

Menpora Amali berpesan kepada Greysia/Apriyani untuk bermain lepas tanpa ada beban.

Pesan itu ia sampaikan langsung melalui video call usai Greysia/Apriyani mengalahkan pasangan Korea Selatan, Lee So-hee/Shin Seung-chan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali (Dok. Kemenpora)

“Saya sampaikan bahwa nggak usah mikirin beban apapun. Saya tidak memberi kalian beban, tetapi main lepas, main dengan enak saja, ya anggap saja sedang main di Pelatnas di tempat mereka di Cipayung sana,” kata Menpora.

“Jadi tekanan, pressure yang ada di olimpiade itu sangat besar, sangat sangat kuat. Jadi saya hanya berharap supaya mereka tidak terlalu tertekan, tidak terlalu merasa ada beban,” sambungnya.

Lebih lanjut, dalam perbincangan tersebut Menpora Amali juga mengatakan bahwa dirinya tak membebankan untuk bisa mendulang medali emas pada laga final nanti.

Menpora tak ingin adanya target justru membuat penampilan mereka menjadi tidak maksimal lantaran adanya tekanan dan harapan berlebih yang bisa mengganggu mental bertanding mereka.

“Saya bilang tidak mungkin, dia (atlet) berpikir ini menteri pasti membebani harus emas, saya bilang tidak. Kamu sudah sampai di final saja saya sudah senang dan pasti rakyat Indonesia bangga dengan kalian,” kata Menpora Amali.

“Jadi hal-hal yang seperti itu, harus dilakukan pada mereka. Sehingga mereka tidak merasa tertekan dan dia punya beban, harus dibuat rileks, serileks mungkin,” jelasnya.

Seperti diketahui, kans Indonesia untuk bisa meraih medali emas dari cabor bulutangkis kini berada di puncak Greysia/Apriyani.

Pasalnya, tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting baru saja dikalahkan Chen Long pada babak semifinal dengan skor 16-21, 11-21.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved