Breaking News:

MotoGP

Honda Lempar Isyarat Relakan Gelar Juara MotoGP 2021 Melayang demi Kejar Top Speed Ducati

TIM Honda lebih fokus terhadap pengembangan RC213V sesuai arahan Marc marquez dan merelakan titel juara MotoGP 2021 melayang.

Joe Klamar / AFP
Pembalap Ducati Italia Francesco Bagnaia (kiri) dan pembalap Honda Spanyol Marc Marquez (kedua dari kiri) bersaing selama Grand Prix Sepeda Motor Austria di trek balap Red Bull Ring di Spielberg, Austria pada 15 Agustus 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Honda maupun Marc Marquez saat ini tengah menggodok evolusi RC213V untuk bisa menyaingi top speed milik Desmosedici Ducati.

Keputusan besar yang diambil oleh Honda kali ini nampaknya akan mengorbankan titel tertinggi di ajang MotoGP 2021, yakni gelar juara dunia.

Diungkapkan oleh Direktur Teknis Honda, Takeo Yokoyama, pihaknya lebih menuntut adanya feedback mengenai perkembangan motor dari Marc Marquez ketimbang meminta sang rider andalan berbaris di grid depan.

Baca juga: Jadwal MotoGP 2021 Live Trans7, Dorna Resmi Hapus GP Malaysia di Sirkuit Sepang

Baca juga: Jadwal Tayang MotoGP 2021 Live Trans7 - Murid Rossi Ini Sebut Dovizioso Pelopor Evolusi Motor Ducati

Pembalap bersaing selama Grand Prix Sepeda Motor Austria di trek balap Red Bull Ring di Spielberg, Austria pada 15 Agustus 2021.
Pembalap bersaing selama Grand Prix Sepeda Motor Austria di trek balap Red Bull Ring di Spielberg, Austria pada 15 Agustus 2021. (Joe Klamar / AFP)

Sebagaimana yang diketahui, pengembangan RC213V milik Honda sedikit terhambat karena cedera yang dialami oleh Marc Marquez sejak musim lalu.

Tak pelak situasi ini memunculkan kondisi evolusi motor Honda sedikit tersendat dibandingkan dengan tim lain.

Wajar saja, sejak awal memang RC213V dikembangkan untuk satu nama pembalap, yakni Marc Marquez.

Marquez-sentris terjadi karena sang rider mampu memberikan garansi kemenangan dalam setiap serinya.

Imbas dari pengembangan motor yang tertunda, Marc Marquez mengeluhkan bahwa RC213V kurang bertenaga di MotoGP 2201.

Pun sama halnya dengan Pol Espargaro yang merasa frustrasi dengan kuda besinya yang kesulitan ia kendalikan.

"Kami hanya bisa membuat satu unit untuk dilakukan percobaan, dan kami sejak awal memutuskan untuk Marc Marquez yang mencoba," terang Takeo Yokoyama, seperti yang dikutip dari laman Motosan.

(dari depan L ke latar belakang R) Pembalap Yamaha Prancis Fabio Quartararo, Pembalap Italia Ducati Francesco Bagnaia, Pembalap Honda Spanyol Marc Marquez dan Pembalap Ducati-Pramac Spanyol Jorge Martin bersaing selama Grand Prix Sepeda Motor Austria di trek balap Red Bull Ring di Spielberg, Austria pada 15 Agustus 2021.
(dari depan L ke latar belakang R) Pembalap Yamaha Prancis Fabio Quartararo, Pembalap Italia Ducati Francesco Bagnaia, Pembalap Honda Spanyol Marc Marquez dan Pembalap Ducati-Pramac Spanyol Jorge Martin bersaing selama Grand Prix Sepeda Motor Austria di trek balap Red Bull Ring di Spielberg, Austria pada 15 Agustus 2021. (Joe Klamar / AFP)
Halaman
123
Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved