Breaking News:

Seleksi Atlet Daerah Kickboxing Jawa Tengah Dihadiri Anggota Komisi VII DPR RI

Mitha, panggilan akrab Paramitha Widya Kusuma yang memang pecinta olahraga beladiri ini mendukung pelaksanaan Selekda

Penulis: Toni Bramantoro
Dok. pribadi
anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Paramitha Widya Kusuma SE MM (kiri) hadir pada acara pembukaan Seleksi Atlet Daerah (Selekda) Kickboxing Jawa Tengah di GOR Sasana Krida Adikarsa Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (28/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, BREBES - Mitha, panggilan akrab Paramitha Widya Kusuma yang memang pecinta olahraga beladiri ini mendukung pelaksanaan Selekda dalam rangka menjaring lima atlet kickboxing terbaik yang akan tampil pada pertandingan eksbisi kickboxing Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 yang akan digelar di Jayapura, Papua, 20-24 September 2021 mendatang.

Namun, tak ada yang menduga anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Paramitha Widya Kusuma SE MM hadir pada acara pembukaan Seleksi Atlet Daerah (Selekda) Kickboxing Jawa Tengah di GOR Sasana Krida Adikarsa Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (28/8/2021).

"Olahraga beladiri itu bukan hanya membentuk tubuh lebih bagus tetapi juga bisa menjaga berat badan lebih ideal. Makanya, saya sangat mencintai olahraga beladiri," ungkap Paramitha Widya Kusuma.

Putri mantan Bupati Brebes ini juga menyampaikan dukungannya terhadap atlet kickboxing Brebes, Muhamad Riski Nurohman yang merupakan promotor kickboxing profesional, Abdul Rahman tampil di Selekda Kickboxing Jateng yang digelar hingga Minggu, 28 Agustus 2021.

Dan, dia berharap Riski yang merupakan satu-satunya atlet Kota Bawang mampu meraih gelar juara di kelas 51kg putra sekaligus mendapat tiket untuk tampil di eksebisi PON XX Papua 2020.

"Saya ingin Risk menjadi juara dan memperkuat Tim Kickboxing Jawa Tengah yang akan tampil di PON XX Papua 2020. Dan, saya juga berharap Riski bisa meraih prestasi puncak yang bisa membanggakan masyarakat Brebes," tuturnya.

Selekda yang dibuka secara resmi Wakil Bupati Brebes, Narjo SH MH ini digelar tanpa penonton dengan mentaati protokol kesehatan ketat. Sebanyak 93 atlet kickboxing dari 17 kabupaten/Kotamadya yan tampil diwajibkan menjalani tes Swab.

"Kami bangga bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan Selekda kickboxing dalam rangka menentukan lima atlet kickboxing Jawa Tengah yang akan tampil dalam eksebisi PON XX Papua 2020. Dan, saya juga berharap Riski bisa lolos dari seleksi," tutur penasehat Pengcab KBI Brebes, H Indra Kusuma yang juga mantan Bupati Brebes.

Dalam acara pembukaan ini, Plt Ketua KONI Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana juga menyampaikan apresiasi terhadap Pengprov KBI Jateng yang terus melakukan kegiatan dalam membangun prestasi kickboxing di Jawa Tengah meski dalam kondisi pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat.

"Saya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pengprov KBI Jateng dalam membangun prestasi olahraga kickboxing. Meski baru berdiri, Jateng itu mampu menyumbangkan atlet kickboxing untuk memperkuat Kontingen Indonesia pada SEA Games Filipina 2019. Dan, saya berharap kickboxing yang akan melakukan eksebisi di PON XX Papua bisa resmi dipertandingkan pada PON XXI Sumatera Utara-Aceh 2024," jelasnya.

Hadir dalam acara pembukaan itu Kapolsek Brebes AKP Wagito SH yang mewakili Kapolres Brebes dan Danramil 01/Kota Kodim 0713 Brebes Kapten Inf. Kunpriyanto SE yang mewakili Dandim 0713 Brebes.

Secara terpisah, Ketua II Bidang Prestasi KBI Jawa Tengah, Moch Hamid mengatakan perkembangan prestasi atlet kickboxing Jawa Tengah cukup positif.

Hal ini, katanya, bisa dilihat hasil Seleksi Nasional (Seleknas) untuk Kejuaraan Kickboxing Dunia di Italia, 15-23 Oktober 2021 dimana Jateng yang menurunkan 7 atlet mampu meraih 3 emas dan 2 perak.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved