Breaking News:

PON Papua 2021

Pengorbanan Kontingen Jakarta Berlaga di PON Papua: Rela Tidak Bertemu Keluarga Selama di TC PPOP

Ratusan atlet DKI Jakarta yang akan berlaga di PON XX Papua, rela untuk tidak bertemu keluarganya selama menjalani masa latihan di Pusat Pelatihan

wartakota
Gde Sardjana, wakil ketua umum KONI DKI Jakarta dan juga pembina Wushu DKI Jakarta 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ratusan atlet DKI Jakarta yang akan berlaga di PON XX Papua, rela untuk tidak bertemu keluarganya selama menjalani masa latihan di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Ragunan, Jakarta Selatan. 

PPON menjadi salah satu lokasi pemusatan latihan bagi para atlet DKI Jakarta yang akan berlaga di kompetisi olahraga multievent empat tahunan tersebut.

Setidaknya, 250 hingga 300 atlet DKI Jakarta telah menjalani pembinaan di pemusatan latihan tersebut selama hampir dua bulan. 

Dalam kurun waktu tersebut, para atlet DKI Jakarta tidak diperkenankan untuk meninggalkan area pemusatan latihan, demi mengantisipasi kemungkinan tertular virus Covid-19. 

Demikian disampaikan oleh Satgas Covid-19 PPON, Gde Sardjana saat berbincang dengan Tribunnews.com di Kantor KONI DKI Jakarta, Selasa (14/9/2021). 

"Para atlet kontingen DKI tidak ketemu keluarga juga. Sekalipun dia izin keluar (PPOM), harus kembali dengan menunjukkan hasil PCR tadi," jelas Gde.

"Jadi salah satu pengorbanan para atlet untuk bisa berada di PON itu merelakan untuk berpisah sementara dengan keluarga," imbuh dia. 

Gde menjelaskan, pemusatan latihan diperlukan para atlet Ibu Kota demi mempersiapkan diri sebaik-baiknya menyambut PON XX Papua

Kontingen DKI Jakarta, kata Gde, bertekad membawa kembali gelar juara umum PON, yang pada 2016 silam direbut provinsi lain. 

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved