Breaking News:

Piala Sudirman 2021

Piala Sudirman 2021, Ini Rahasia yang Bikin Greysia/Apriyani Trengginas Lawan Ganda Denmark

Penyelamat bagi tim Indonesia lalu datang pada nomor ganda putri yang diisi oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat melawan ganda Korea pada pertandingan semifinal Indonesia Masters 2020, di Istora Senayan, Sabtu (18/1/2020). Greysia/Apriyani berhasil mengalahkan pasangan Korea dua set langsung dengan skor 21-19 21-15 dan melaju ke final. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Mereka bisa membawa Indonesia kembali imbang dengan melibas ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen.

Pemilik emas Olimpiade Tokyo 2020 itu meraih kemenangan lewat dua gim dengan skor akhir 21-17, 21-9. 

Baca juga: Piala Sudirman 2021, Ini Calon Lawan Indonesia di Perempatfinal, Tunggal Putra-Putri Jadi Kelemahan

Greysia kemudian membeberkan bahwa motivasi yang tinggi menjadi salah satu kunci bisa merebut kemenangan atas wakil Denmark.

"Motivasi tidak mau kalah. Motivasi untuk diri sendiri dan untuk tim. Kepingin bisa selalu menyumbang poin bagi Indonesia," kata pemain berusia 34 tahun tersebut, dikutip BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

"Apalagi ini bisa jadi penampilan Piala Sudirman terakhir saya,. Itulah yang membuat penampilan kami bisa menang," sebut Greysia, usai laga.

Padahal dalam keikutsertaan Greysia dalam kejuaraaan beregu ini belum dalam keadaan yang 100 persen usai menjalani kompetisi di Olimpiade.

Baca juga: Anthony Sinisuka Ginting: Maaf, Saya Tak Bisa Menyumbangkan Angka untuk Tim Indonesia

Namun dengan mentalitas harus menang membuat pasangan Apriyani ini bisa menggapai tujuan yang sudah ditetapkan.

"Belum pulih 100 persen sih. Mungkin baru 70-80 persen. Tetapi saya tampil dengan membawa mentalitas juara agar tidak kalah setiap diturunkan," tegas Greysia.

Senada dengan Greysia, Apriyani juga hanya memberikan tekanan kepada diri sendiri untuk memberikan yang terbaik untuk Indonesia. 

"Tidak aneh-aneh, kami main hanya untuk menang. Meski sudah juara Olimpiade, kami tidak boleh sombong. Kemenangan di Olimpiade lalu itu membuat kami memiliki kelebihan di tengah lapangan yang bisa menambah kepercayaan diri," sambung Apriyani.

Sumber: BolaSport.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved