Breaking News:

Thomas dan Uber Cup

Ayah Marcus Gideon Sebut Anaknya Masih Bisa Berlaga di Olimpiade 2024 Meski Sudah Kepala Tiga

Menanggapi usia yang semakin bertambah, ayah Marcus Gideon yakni Kurniahu Gideon meyakini putranya masih bisa berlaga hingga usia 34 tahun. 

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pebulu Tangkis Ganda Putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon bersama Ayahnya Kurniahu Gideon berpose sebelum wawancara dengan Tribun Network di di Gideon Badminton Hall, Ciangsana, Bogor, Jumat (5/2/2021). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha
TRIBUNNEWS.COM - Marcus Fernaldi Gideon menjadi salah satu pebulutangkis cukup senior yang dibawa tim Indonesia dalam Thomas Cup 2020.
Tahun ini dirinya memasuki kepala tiga alias usia 30 tahun. 
Di tim Thomas Indonesia, ada dua pebulutangkis lain yang lebih senior yakni Mohammad Ahsan (34 tahun) dan Hendra Setiawan (37 tahun). 
Menanggapi usia yang semakin bertambah, ayah Marcus Gideon yakni Kurniahu Gideon meyakini putranya masih bisa berlaga hingga usia 34 tahun. 
"Terserah dia ya (kapan akan gantung raket), kan dia yang main dan yang mutusin. Kalau perkiraan saya masih lama, empat tahun lagi masih bisa main," ujar Kurniahu, saat wawancara khusus dengan Tribunnetwork, Senin (18/10/2021).
Menurutnya, Marcus masih bisa berlaga di Olimpiade 2024 yang bakal diselenggarakan di Paris, Perancis. 
Keyakinan Kurniahu didasari atas Marcus yang tak pernah melewatkan jadwal latihan, sehingga fisiknya pun dianggap mumpuni.
"Kalau menurut saya, Olimpiade 2024 yang di Paris saya kira masih bisa. Katakanlah latihannya continue, anak ini kan terbilang rajin dari dulu, rajin, semangat, inisiatif sendiri gitu," jelasnya. 
"Saya kira bisalah, tapi keputusan dari dia. Kalau menurut saya masih bisa empat tahun, masih bisa melangkahi usia 34 untuk berlaga di Olimpiade," ucap Kurniahu.
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved